BAPERSIPIL: Karakter Sipil Presiden Prabowo Jawab Tuduhan Militerisme

- Pewarta

Senin, 12 Januari 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | BAPERS.ID Barisan Penggerak Supremasi Sipil (BAPERSIPIL) menanggapi kritik yang mengaitkan Presiden Prabowo Subianto dengan isu kebangkitan militerisme di Indonesia. Organisasi tersebut menilai narasi itu tidak relevan dan keliru dalam membaca realitas kepemimpinan nasional saat ini.

Motor penggerak BAPERSIPIL yang akrab disapa Abah menyatakan bahwa Presiden Prabowo justru menunjukkan karakter sipil yang kuat dan konsisten, terutama melalui proses demokrasi yang telah dijalaninya selama puluhan tahun.

“Presiden sudah berulang kali menegaskan komitmen terhadap demokrasi dan supremasi sipil. Namun masih ada pihak yang terus memelihara stigma masa lalu. Narasi semacam ini sudah tidak kontekstual,” ujar Abah dalam keterangannya di Jakarta, Senin.(12/1)

Menurut BAPERSIPIL, tudingan militerisme terhadap Presiden Prabowo tidak didukung oleh fakta kebijakan maupun praktik pemerintahan. Mereka menilai pendekatan kepemimpinan yang dijalankan saat ini justru mencerminkan nilai-nilai sipil dan demokratis.

BAPERSIPIL menguraikan sejumlah poin untuk mendukung pandangan tersebut. Pertama, dalam hubungan internasional, Presiden Prabowo lebih mengedepankan diplomasi dan negosiasi sebagai pendekatan utama, bukan pola komando militer. Kedua, agenda prioritas pemerintah seperti peningkatan gizi anak dan ketahanan pangan dinilai sebagai kebijakan kesejahteraan sipil yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

Selain itu, BAPERSIPIL menyoroti rekam jejak Presiden Prabowo yang konsisten mengikuti proses pemilihan umum sebagai bukti pengakuan terhadap konstitusi dan supremasi hukum sipil.

Abah menambahkan bahwa latar belakang kedisiplinan yang dimiliki Presiden justru menjadi modal untuk memastikan aparatur negara bekerja secara tertib dan bertanggung jawab kepada rakyat.

“Supremasi sipil berarti hukum berada di atas segalanya. Ketegasan yang ada hari ini digunakan untuk membela kepentingan masyarakat, bukan sebaliknya,” ujarnya.

BAPERSIPIL mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam dikotomi label sipil dan militer, serta lebih fokus mengawal kebijakan publik yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

“Perdebatan seharusnya diarahkan pada kinerja dan hasil kebijakan, bukan pada stigma yang tidak produktif,” pungkas Abah.

Rudy

Berita Terkait

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA
Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum
Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50
Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD PWRI Kabupaten Bogor. 
Progress Pemasangan PJU Jalan Salabenda Berlanjut, Sejumlah Titik Kini Sudah Aktif
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:07 WIB

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:21 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:33 WIB

Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru

Berita Terbaru