Maju Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor, Sulhajji Jompa Usung Visi Persatuan dan Kolaborasi Dunia Usaha

- Pewarta

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIBINONG BAPERS.ID  — Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bogor, Dr. Ir. Sulhajji Jompa, M.Sc., menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor periode 2026–2031. Mengusung semangat persatuan dan kolaborasi, Sulhajji menawarkan visi untuk memperkuat peran KADIN sebagai wadah strategis dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sulhajji yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Bogor tersebut menilai tantangan dunia usaha ke depan membutuhkan organisasi yang solid, adaptif, dan mampu membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Dalam pencalonannya, Sulhajji mengusung visi “Bersatu dalam Sinergi, Bertumbuh dalam Kolaborasi untuk mewujudkan KADIN Kabupaten Bogor yang kuat, profesional, inovatif, dan berdaya saing dalam mendorong kemajuan dunia usaha serta pembangunan ekonomi daerah.”

“Ke depan, KADIN harus menjadi rumah besar bagi seluruh pelaku usaha. Organisasi ini harus mampu menyatukan kekuatan anggota, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi dunia usaha maupun masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Sulhajji.

Bukan nama baru di lingkungan KADIN, Sulhajji memiliki pengalaman panjang dalam organisasi tersebut. Selain menjabat sebagai Wakil Ketua KADIN Kabupaten Bogor, ia juga pernah dipercaya sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua KADIN Kabupaten Bogor, sehingga memahami secara langsung tantangan dan kebutuhan organisasi.

Untuk merealisasikan visinya, Sulhajji menyiapkan empat misi utama. Pertama, memperkuat persatuan dan kebersamaan anggota KADIN melalui komunikasi yang harmonis dan penguatan organisasi hingga ke tingkat bawah. Kedua, membangun sinergi produktif antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan komunitas guna menciptakan program yang berdampak langsung bagi anggota.

Ketiga, mendorong pertumbuhan dan inovasi usaha melalui penguatan UMKM, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta percepatan transformasi digital. Keempat, meningkatkan daya saing dunia usaha Kabupaten Bogor melalui perluasan akses pasar, penguatan jaringan bisnis, serta peningkatan kualitas produk dan layanan.

Selain itu, Sulhajji juga menyiapkan sejumlah program unggulan yang akan menjadi prioritas apabila mendapat amanah memimpin KADIN Kabupaten Bogor.

Program KADIN Bersatu akan difokuskan pada penguatan solidaritas anggota melalui forum silaturahmi, temu bisnis, serta pembangunan database anggota yang terintegrasi. Sementara Program Sinergi untuk Hasil Nyata diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah melalui forum investasi, business matching, dan pendampingan legalitas usaha.

Di sektor pengembangan usaha, Sulhajji menawarkan Program Bertumbuh Bersama yang mencakup pelatihan kewirausahaan, digitalisasi UMKM, inkubasi bisnis, hingga perluasan akses pembiayaan. Sedangkan melalui Program KADIN Berdaya Saing, ia berkomitmen mendorong peningkatan kompetensi pelaku usaha, promosi produk unggulan daerah, serta penguatan akses pasar nasional dan internasional.

Menurut Sulhajji, Kabupaten Bogor memiliki potensi ekonomi yang besar dan perlu didukung oleh organisasi dunia usaha yang mampu menjadi jembatan antara kepentingan pelaku usaha dan kebijakan pembangunan daerah.

“KADIN harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus penggerak ekonomi daerah. Kolaborasi yang kuat antara pelaku usaha, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai identitas gerakan yang diusungnya, Sulhajji memperkenalkan tagline “Satu Tujuan, Satu Langkah, Satu KADIN.” Tagline tersebut mencerminkan komitmennya untuk menyatukan seluruh elemen dunia usaha dalam satu visi bersama demi mewujudkan KADIN Kabupaten Bogor yang lebih kuat, profesional, dan berdaya saing.

Dengan bekal pengalaman organisasi, jaringan yang luas, serta keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan dunia usaha, Sulhajji optimistis KADIN Kabupaten Bogor dapat menjadi organisasi yang semakin relevan dalam menjawab tantangan ekonomi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah pada periode 2026–2031.(dkr)

Berita Terkait

Ketua LSM Penjara PN: Kritik Itu Penting, Etika Jauh Lebih Penting
Ketua GARDA PRABOWO Jawa Barat Bob Mulia , Mengecam Pernyataan Mantan Ketua BEM Tiyo Ardianto
SOSIALISASI PERATURAN DAERAH: SELURUH KEPALA DESA KECAMATAN PULAU RIMAU BANYUASIN DIPERKUAT PEMAHAMAN ATURAN TAHUN 2026
DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak ??
Dugaan Pungli Menggurita di SDN 1 Sidomulyo, Wali Murid Menjerit, Pemkab OKI Diminta Bertindak
Redaksi Berkisah,1 Muharam, Momentum Hijrah Menuju Kebaikan
Mau Jago Renang? Intip 3 Tips dari Derryl Nandana, Atlet UPER yang Tembus PON
Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:23 WIB

Ketua LSM Penjara PN: Kritik Itu Penting, Etika Jauh Lebih Penting

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:20 WIB

Ketua GARDA PRABOWO Jawa Barat Bob Mulia , Mengecam Pernyataan Mantan Ketua BEM Tiyo Ardianto

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:28 WIB

Maju Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor, Sulhajji Jompa Usung Visi Persatuan dan Kolaborasi Dunia Usaha

Senin, 15 Juni 2026 - 14:59 WIB

SOSIALISASI PERATURAN DAERAH: SELURUH KEPALA DESA KECAMATAN PULAU RIMAU BANYUASIN DIPERKUAT PEMAHAMAN ATURAN TAHUN 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:53 WIB

DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak ??

Berita Terbaru

Jawa Barat

Ketua LSM Penjara PN: Kritik Itu Penting, Etika Jauh Lebih Penting

Selasa, 16 Jun 2026 - 16:23 WIB

Jawa Barat

DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak ??

Minggu, 14 Jun 2026 - 17:53 WIB