Mau Jago Renang? Intip 3 Tips dari Derryl Nandana, Atlet UPER yang Tembus PON

- Pewarta

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta | BAPERS.ID – Belakangan, tren hidup aktif dan berolahraga semakin digandrungi Generasi Z, termasuk renang. Selain melatih hampir seluruh otot tubuh, olahraga air ini juga diketahui memberikan manfaat bagi kesehatan kardiovaskular (Ferreira et al., 2024). Namun, untuk benar-benar mahir di olahraga ini, latihan rutin saja tidak cukup. Diperlukan teknik yang tepat, konsistensi, serta kemampuan menjaga fokus dan mental selama latihan.

Hal inilah yang dijalani Derryl Nursavero Nandana, mahasiswa Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina (UPER) angkatan 2025 yang menorehkan prestasi di cabang finswimming. Sebagai atlet termuda yang berlaga di PON 2024, Derryl kembali meraih juara pertama kategori bi-fins nomor 100, 200, dan 400 meter pada Banten Finswimming Festival 2026, serta juara kedua kategori surface nomor 50 meter. Dari pengalamannya sebagai atlet, Derryl membagikan tiga tips bagi siapa saja yang ingin menekuni olahraga renang.

Jaga Keseimbangan Tubuh dengan “Ketenangan
Dalam renang, posisi tubuh yang sejajar di permukaan air menjadi kunci agar gerakan lebih efisien dan tubuh tidak cepat lelah. Banyak pemula mengalami kesulitan karena posisi pinggul tenggelam akibat otot inti (core) yang belum cukup kuat menopang tubuh. Untuk mengatasinya, Derryl rutin melatih kekuatan core melalui sejumlah gerakan seperti plank, flutter kicks, dan superman pose. Selain latihan fisik, ia juga melakukan yoga maupun meditasi untuk membantu menjaga fokus dan ketenangan sebelum latihan.

“Kunci kecepatan itu ada pada ketenangan. Saya rutin meditasi dan melatih otot inti agar pikiran jernih dan tubuh tetap stabil. Saat tubuh lurus di permukaan, gerakannya jadi lebih efisien, tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga, tapi tetap meluncur jauh,” ungkap Derryl.

Kendalikan Rasa Jenuh dengan Rehat Sejenak
Renang adalah olahraga yang repetitif dan bisa membosankan jika dilakukan terus-menerus di bawah tekanan prestasi. Saat performa terasa stagnan atau mulai malas ke kolam, jangan dipaksakan. Derryl memilih untuk kembali menjadi “mahasiswa normal” sejenak untuk mengisi ulang motivasinya.

“Kalau sudah jenuh, saya biasanya rehat dan mengerjakan kegiatan mahasiswa biasa, seperti main game atau kumpul bareng teman. Waktu santai ini justru bikin saya lebih tenang buat mengevaluasi diri sebelum balik lagi ke latihan,” pungkas Derryl.

Latihan Maksimal Dimulai dari Pikiran yang Fokus
Menjalani peran sebagai mahasiswa sekaligus atlet menuntut kedisiplinan dalam mengatur waktu dan fokus. Menurut Derryl, latihan renang yang optimal tidak hanya bergantung pada kondisi fisik, tetapi juga pikiran yang tenang. Karena itu, Derryl membiasakan diri menyelesaikan tugas kuliah sebelum latihan agar dapat lebih fokus saat berada di kolam.

“Sejak awal, saya disiplin membagi waktu. Saya biasanya mengerjakan tugas sebelum jadwal latihan dimulai. Jadi, waktu latihan saya bisa lebih fokus karena pikiran sudah nggak terbagi lagi dengan deadline kampus,” ujar Derryl.

Capaian luar biasa Derryl ini mendapat apresiasi langsung dari Pjs. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. techn. Djoko Triyono, M.Si. Prof. Djoko menyebut prestasi ini sebagai representasi nilai-nilai pengembangan karakter di UPER.

Dokumentasi: Derryl saat mengikuti perlombaan Fin Swimming
Dokumentasi: Derryl saat mengikuti perlombaan Fin Swimming

“Prestasi Derryl di ajang nasional membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Pertamina mampu tampil unggul di berbagai medan. Kemampuannya mengelola stres dan mengatur waktu adalah bentuk karakter tangguh yang selalu kami dorong dalam proses pembelajaran serta kegiatan non akademik seperti penyelenggaraan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Melalui pendekatan komunikasi yang suportif, UPER senantiasa mendampingi mahasiswa agar keunggulan akademik dan prestasi non-akademik dapat berjalan harmonis dan saling melengkapi,” tutup Prof. Djoko.

Berita Terkait

Berjaya di Kompetisi Humas Nasional, Tiga Srikandi UPER Raih Juara 1 Lewat Strategi Komunikasi Krisis
Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik
RSUD Bakti Pajajaran Perkuat Layanan DSA dan Cath Lab Biplane
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siap Bersinergi dengan Kapolda Jabar yang Baru, Jaga Keamanan dan Kondusivitas Wilayah
Bupati Bogor Matangkan Persiapan Peparda VII Jabar 2026 , Sekalian Rencana Pembangunan Rumah Istimewa Bagi Para Atlet
PUBLIKASI KINERJA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BOGOR TAHUN 2026  
PWRI BOGOR RAYA MELAKUKAN KEGIATAN AUDENSI KE RSUD LEUWILIANG SINERGI DEMI PELAYANAN WARGA
FULL HOUSE SUGBK : Doa Masyarakat Indonesia menyertai Timnas Garuda Untuk Meraih Kemenangan Sempurna Lawan Thailand
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Berjaya di Kompetisi Humas Nasional, Tiga Srikandi UPER Raih Juara 1 Lewat Strategi Komunikasi Krisis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:53 WIB

RSUD Bakti Pajajaran Perkuat Layanan DSA dan Cath Lab Biplane

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Siap Bersinergi dengan Kapolda Jabar yang Baru, Jaga Keamanan dan Kondusivitas Wilayah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Bupati Bogor Matangkan Persiapan Peparda VII Jabar 2026 , Sekalian Rencana Pembangunan Rumah Istimewa Bagi Para Atlet

Berita Terbaru

Jawa Barat

RSUD Bakti Pajajaran Perkuat Layanan DSA dan Cath Lab Biplane

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:53 WIB