Bus Angkutan Pegawai di Kabupaten Bogor Dikeluhkan, Diduga Ada Penarikan Iuran Operasional

- Pewarta

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | BAPERS.ID Fasilitas bus angkutan bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor dilaporkan menuai keluhan dari sejumlah pengguna. Selain kondisi armada yang disebut sudah tua dan kerap mengalami gangguan teknis, para penumpang juga mengaku diminta memberikan iuran untuk membantu biaya operasional perjalanan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa pegawai yang menggunakan fasilitas tersebut, sebagian bus disebut sering mengalami kerusakan bahkan mogok saat beroperasi. Kondisi ini dinilai cukup mengganggu mobilitas pegawai yang mengandalkan transportasi tersebut untuk berangkat dan pulang kerja.

Di sisi lain, beredar informasi bahwa pengguna bus pegawai diminta memberikan kontribusi sekitar Rp150 ribu per orang dalam periode tertentu. Iuran tersebut disebut-sebut digunakan untuk membantu menutupi biaya bahan bakar serta tol perjalanan.

Sumber internal menyebutkan bahwa alasan penarikan iuran tersebut diduga karena anggaran operasional yang tersedia dari Bagian Umum Sekretariat Daerah dinilai terbatas, yakni sekitar Rp200 ribu per minggu, dan disebut belum mencakup biaya tol.

Selain itu, terdapat pula informasi bahwa penumpang yang tidak rutin menggunakan bus terkadang diminta membayar sekitar Rp10 ribu setiap kali naik. Dana yang terkumpul dari iuran tersebut kabarnya dikelola oleh salah satu pegawai yang juga menjadi pengguna bus, meskipun mekanisme pengelolaannya belum diketahui secara pasti.

Namun demikian, informasi tersebut masih sebatas keterangan dari sejumlah pengguna bus dan belum dapat dipastikan kebenarannya secara menyeluruh.

Sebagian pegawai berharap pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi terhadap kondisi armada bus serta sistem pengelolaan operasionalnya, sehingga pelayanan transportasi bagi pegawai dapat berjalan lebih baik.

Hingga berita ini disusun, pihak Pemerintah Kabupaten Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi armada bus maupun dugaan penarikan iuran tersebut.

Dedy. k

Berita Terkait

DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak ??
Dugaan Pungli Menggurita di SDN 1 Sidomulyo, Wali Murid Menjerit, Pemkab OKI Diminta Bertindak
Redaksi Berkisah,1 Muharam, Momentum Hijrah Menuju Kebaikan
Mau Jago Renang? Intip 3 Tips dari Derryl Nandana, Atlet UPER yang Tembus PON
Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina
VIRAL!,DIDUGA ABAIKAN MUTU DAN TRANSPARANSI, PROYEK DRAINASE DI KALIDONI JADI SOROTAN WARGA
Kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Jaro Ade, Pemkab Bogor Kembali Meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
Mutiara Hikmah BES: Burung, Rezeki, dan Hati Nurani sebagai Bukti Kekuasaan Allah
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:53 WIB

DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak ??

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Pungli Menggurita di SDN 1 Sidomulyo, Wali Murid Menjerit, Pemkab OKI Diminta Bertindak

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:06 WIB

Redaksi Berkisah,1 Muharam, Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:33 WIB

Mau Jago Renang? Intip 3 Tips dari Derryl Nandana, Atlet UPER yang Tembus PON

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:27 WIB

Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina

Berita Terbaru

Jawa Barat

DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak ??

Minggu, 14 Jun 2026 - 17:53 WIB

NASIONAL

Redaksi Berkisah,1 Muharam, Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 15:06 WIB