Mengenal Sosok Siti Sopiah, Advokat Perempuan yang Konsisten Perjuangkan Keadilan

- Pewarta

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengenal Sosok Siti Sopiah, Advokat Perempuan yang Konsisten Perjuangkan Keadilan

Bogor | BAPERS.ID – Nama Siti Sopiah, S.E., S.H. semakin dikenal sebagai salah satu advokat perempuan yang aktif dan konsisten memperjuangkan hak-hak hukum masyarakat, khususnya perempuan dan kelompok rentan. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi yang kuat, ia menapaki dunia hukum dengan komitmen pada integritas dan keadilan sosial.

Lahir di Bogor pada 11 November 1986, Siti Sopiah merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Sejak muda, ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan sosial.

Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN Serikat 01 Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, kemudian melanjutkan ke MTs Nurrosyidiyah Kota Bogor dan SMK Yadika Kemang Bogor.

Ia kemudian menyelesaikan pendidikan tinggi di bidang Manajemen Bisnis di STIE Dewantara dan Ilmu Hukum di STIH Dharma Andigha Kota Bogor. Saat ini, Siti Sopiah tengah menempuh pendidikan Magister Kenotariatan (M.Kn) di Universitas Jayabaya sebagai bentuk penguatan kompetensi profesionalnya di bidang hukum.

Berangkat dari Dunia Properti hingga Profesi Advokat
Sebelum berkiprah sebagai advokat, Siti Sopiah memiliki pengalaman panjang di sektor properti. Pada periode 2010–2018, ia bekerja sebagai marketing di sejumlah perusahaan pengembang ternama, seperti PT Sentul City Tbk, PT Megapolitan Developments Tbk, PT Adhi Karya Tbk, dan Panorama Developer.

Pengalaman tersebut membentuk kemampuan komunikasi, negosiasi, serta pemahaman aspek legal bisnis properti. Pada 2019–2024,

Ia memperdalam kompetensinya di bidang kenotariatan sebelum akhirnya resmi berpraktik sebagai advokat pada 2025 dan mendirikan Kantor Hukum Siti Sopiah & Partner.

Aktif Berorganisasi dan Berkiprah di Ranah Sosial-Politik

Selain berkarier di bidang hukum, Siti Sopiah juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Ia pernah terlibat dalam Karang Taruna Kecamatan Sukaraja, KNPI Kecamatan Sukaraja, serta Pemuda Pancasila dan Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor.

Ia juga tergabung dalam IWAFI Kabupaten Bogor (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia), PERADI Utama, KADIN Kabupaten Bogor, serta BAGUNA yang merupakan badan penanggulangan bencana dari PDI Perjuangan

. Dalam ranah politik, ia pernah maju sebagai Calon Legislatif Tahun 2024 Dapil 3 Kabupaten Bogor dan menjabat sebagai Sekretaris Anak Cabang PDI Perjuangan periode 2019–2025, serta Ketua Taruna Merah Putih Kecamatan Sukaraja.

Visi Advokat Berintegritas
Dalam menjalankan profesinya, Siti Sopiah mengusung visi menjadi advokat profesional, berintegritas tinggi, dan berperspektif keadilan sosial.

Ia menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan hukum yang transparan, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat dan Kode Etik Advokat Indonesia.

“Menjadi advokat perempuan yang tangguh, independen, dan berpengaruh dalam menegakkan supremasi hukum di Indonesia adalah cita-cita yang terus saya perjuangkan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam penyelesaian perkara, termasuk mendorong mediasi dan restorative justice sebagai solusi yang efektif dan berkeadilan.

Dengan pengalaman lintas sektor, kepemimpinan organisasi, serta latar belakang pendidikan yang terus dikembangkan, Siti Sopiah hadir sebagai representasi advokat perempuan yang tidak hanya tegas dalam hukum, tetapi juga mengedepankan empati dan keberpihakan pada kebenaran.

Rudy

Berita Terkait

UPNVJ Dorong Pemberdayaan Masyarakat Baduy Luar melalui Empat Program Pengembangan
Surat Kades di Atas SHGB Bukan Fakta Hukum: Ancaman Pidana dan Batal Demi Hukum Bagi “Oper Alih Garapan” Liar. Oleh, DR. Suriyanto.,Pd.,SH.,MH.,Mkn
VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar Terkatung-Katung Sejak April 2026, Klaim “Sesuai Prosedur” Tuai Tanda Tanya
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot
Cibuntu Tunjuk Kuasa Hukum, Siapkan Somasi atas Konten Viral Dana Desa
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:43 WIB

UPNVJ Dorong Pemberdayaan Masyarakat Baduy Luar melalui Empat Program Pengembangan

Minggu, 13 September 2026 - 14:38 WIB

Surat Kades di Atas SHGB Bukan Fakta Hukum: Ancaman Pidana dan Batal Demi Hukum Bagi “Oper Alih Garapan” Liar. Oleh, DR. Suriyanto.,Pd.,SH.,MH.,Mkn

Sabtu, 12 September 2026 - 08:54 WIB

VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 10 September 2026 - 15:41 WIB

Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar Terkatung-Katung Sejak April 2026, Klaim “Sesuai Prosedur” Tuai Tanda Tanya

Kamis, 10 September 2026 - 08:56 WIB

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Berita Terbaru