Gen Pro Indonesia Soroti Rencana Prabowo Pangkas Komisaris dan Dana Tentiem BUMN, Tasrif M. Saleh : Mendukung Penuh!

- Pewarta

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DEPOK | BAPERS.ID – Penasehat Relawan Gen Pro Indonesia, Dr. Tasrif M. Saleh, SH., MH menyambut baik rencana Prabowo untuk memangkas jabatan komisaris dan dana tentiem di Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Menurut Tasrif, rencana Prabowo memangkas komisaris dan dana tentiem BUMN sejalan dengan upaya efesiensi yang dilakukan oleh pemerintah. Apabila ada yang bertolak belakang dengan rencana pemerintah maka perlu untuk diatensi khusus.

“Sebagai relawan, kami dukung penuh rencana Presiden Prabowo untuk memangkas jumlah komisaris dan dana bonus/tentiem untuk direksi dan komisaris BUMN karena bertolak belakang dengan kebijakan efisiensi,” kata Tasrif dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 16 Agustus 2025.

Lanjutnya, memang tidak masuk akal apabila laporan BUMN selalu rugi, namun jabatan komisaris gemuk dan rapat digelar cukup padat dengan total dana bonus atau tentiem sebesar 40 miliar setiap tahun.

“Apabila ada sesuatu yang ganjil dan bertolak belakang dengan kebijakan efisiensi anggaran, bahkan sebagai relawan kami menunggu gebrakan-gebrakan Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia emas 2045,” ujarnya.

Selain itu, Tasrif juga mendukung Prabowo agar menyoroti oknum-oknum pejabat yang membekingi tambang. Hal ini membuat anggaran negara bocor atau tidak efesien. Bahkan praktek ini sebagai upaya memperkaya diri oknum pejabat tersebut.

Untuk diketahui, rencana kebijakan Prabowo untuk memangkas komisaris dan dana tentiem BUMN ketika berpidato Rancangan Undang-Undang APBN 2026 dan Nota Keuangan di gedung parlemen, Jumat kemarin.

Pidato Prabowo tersebut ditanggapi secara gemuruh. Bahkan banyak anggota parlemen yang berdiri dan bertepuk tangan dengan meriah saat merespon pidato yang berapi-api dari bapak presiden.[Red]

Penulis : David

Berita Terkait

UPNVJ Dorong Pemberdayaan Masyarakat Baduy Luar melalui Empat Program Pengembangan
Surat Kades di Atas SHGB Bukan Fakta Hukum: Ancaman Pidana dan Batal Demi Hukum Bagi “Oper Alih Garapan” Liar. Oleh, DR. Suriyanto.,Pd.,SH.,MH.,Mkn
VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar Terkatung-Katung Sejak April 2026, Klaim “Sesuai Prosedur” Tuai Tanda Tanya
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot
Cibuntu Tunjuk Kuasa Hukum, Siapkan Somasi atas Konten Viral Dana Desa
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:43 WIB

UPNVJ Dorong Pemberdayaan Masyarakat Baduy Luar melalui Empat Program Pengembangan

Minggu, 13 September 2026 - 14:38 WIB

Surat Kades di Atas SHGB Bukan Fakta Hukum: Ancaman Pidana dan Batal Demi Hukum Bagi “Oper Alih Garapan” Liar. Oleh, DR. Suriyanto.,Pd.,SH.,MH.,Mkn

Sabtu, 12 September 2026 - 08:54 WIB

VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 10 September 2026 - 15:41 WIB

Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar Terkatung-Katung Sejak April 2026, Klaim “Sesuai Prosedur” Tuai Tanda Tanya

Kamis, 10 September 2026 - 08:56 WIB

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Berita Terbaru