Sistem SPMB Kabupaten Bogor Carut-Marut, Ribuan Siswa Gagal di Jalur Domisili

- Pewarta

Rabu, 9 Juli 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor | BAPERS. ID -Proses Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) tingkat SMP, SMA/SMK di Kabupaten Bogor tahun ajaran 2025/2026 menuai kritik tajam. Ribuan siswa siswi yang mendaftar melalui jalur domisili dilaporkan tidak lolos, meskipun mereka tinggal di sekitar sekolah yang dituju.

Kondisi ini memicu keresahan para orang tua dan calon siswa. Banyak dari mereka mengaku heran karena kuota jalur domisili yang dijanjikan pemerintah tidak mampu mengakomodasi anak-anak mereka.

“Saya sudah 13 tahun tinggal di Ciomas, rumah saya kurang dari 1km dari sekolah negeri. Tapi anak saya ditolak dengan alasan kuota penuh. Ini sistemnya yang salah atau kami yang harus pindah rumah?” ujar Syarif, salah satu orang tua siswa yang kecewa.

Di beberapa kecamatan seperti Ciomas, Cibinong, dan Cileungsi, ratusan siswa lain juga mengalami hal serupa. Tidak sedikit dari mereka yang terpaksa mencari sekolah swasta dengan biaya jauh lebih tinggi.

Masyarakat berharap sistem SPMB tahun depan diperbaiki agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka juga meminta pemerintah membuka kuota tambahan atau jalur khusus untuk mengakomodasi siswa yang benar-benar berdomisili dekat sekolah.

“Anak-anak kami adalah generasi penerus. Jangan sampai mereka jadi korban sistem yang carut-marut,” tegas Syarifatullah, warga Ciomas yang anaknya gagal di jalur domisili

Dedy

Berita Terkait

MUTIARA HIKMAH BES: JANGAN HANYA MENGHITUNG HARI, SIAPKAN BEKAL UNTUK HARI ESOK
Jemput Bendera Pusaka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Pahlawan
Tasyakuran dan Peresmian Kantor Cabang Mata Pena Group Jadi Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial
VIRAL! Gedung RS Sukajadi Rusak Parah, Anggaran Pemeliharaan Rutin Mengalir, Uang Negara Dipakai untuk Apa?
Diduga Peredaran Narkoba di Desa Karang Agung Disertai Ancaman Sajam, Warga Minta Polda Sumsel Bertindak
Wisuda STAI Sirojul Falah Bogor Kukuhkan Sarjana dan Magister PAI, Siap Mengabdi untuk Umat dan Bangsa
DIDUGA PENYIMPANGAN PEKERJAAN JALAN RABAT BETON DI DESA WAYHALOM, WARGA MINTA INSPEKTORAT DAN APH LAKUKAN PEMERIKSAAN
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:36 WIB

MUTIARA HIKMAH BES: JANGAN HANYA MENGHITUNG HARI, SIAPKAN BEKAL UNTUK HARI ESOK

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Jemput Bendera Pusaka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Pahlawan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Tasyakuran dan Peresmian Kantor Cabang Mata Pena Group Jadi Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:35 WIB

VIRAL! Gedung RS Sukajadi Rusak Parah, Anggaran Pemeliharaan Rutin Mengalir, Uang Negara Dipakai untuk Apa?

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Diduga Peredaran Narkoba di Desa Karang Agung Disertai Ancaman Sajam, Warga Minta Polda Sumsel Bertindak

Berita Terbaru