Pembangunan Jembatan di Desa Tedunan, Jepara, Dikhawatirkan Gagal

- Pewarta

Senin, 15 September 2025 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAPERS.ID – Pemerintah Desa Tedunan, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, membangun jembatan di Kali Brang Wetan dengan ukuran 8 x 2,5 meter menggunakan Dana Desa (DD) 2025 senilai Rp 37.220.000, termasuk pajak. Jembatan ini bertujuan meningkatkan sarana prasarana pertanian di desa tersebut.

 

Namun, pembangunan jembatan ini mengalami masalah serius. Jembatan yang baru dibangun menunjukkan kondisi melengkung ke bawah di bagian tengahnya, yang dikenal sebagai “angklek”. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa pengerjaannya dilakukan secara sembarangan oleh Tim Pelaksana Kegiatan desa setempat.

 

*Detail Pembangunan*

 

– *Tujuan*: Meningkatkan sarana prasarana pertanian

– *Lokasi*: Kali Brang Wetan, Desa Tedunan, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara

– *Ukuran*: Panjang 8 meter, lebar 2,5 meter

– *Sumber Anggaran*: Dana Desa (DD) tahun 2025

– *Anggaran*: Rp 37.220.000 (termasuk pajak)

 

Permasalahan

– Jembatan yang baru dibangun sudah dalam kondisi “angklek” atau melengkung ke bawah di bagian tengahnya

– Indikasi bahwa pengerjaan pembangunan dilakukan secara asal-asalan oleh Tim Pelaksana Kegiatan desa

Masyarakat Desa Tedunan berharap agar pemerintah desa dapat memperbaiki jembatan ini dan memastikan bahwa pengerjaannya dilakukan dengan profesional dan sesuai standar.

Yuda

Penulis : Yuda

Editor : Rudy

Berita Terkait

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi
Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan
UPNVJ Dorong Pemberdayaan Masyarakat Baduy Luar melalui Empat Program Pengembangan
Surat Kades di Atas SHGB Bukan Fakta Hukum: Ancaman Pidana dan Batal Demi Hukum Bagi “Oper Alih Garapan” Liar. Oleh, DR. Suriyanto.,Pd.,SH.,MH.,Mkn
VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar Terkatung-Katung Sejak April 2026, Klaim “Sesuai Prosedur” Tuai Tanda Tanya
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:06 WIB

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

Selasa, 15 September 2026 - 08:01 WIB

Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

Minggu, 13 September 2026 - 16:43 WIB

UPNVJ Dorong Pemberdayaan Masyarakat Baduy Luar melalui Empat Program Pengembangan

Minggu, 13 September 2026 - 14:38 WIB

Surat Kades di Atas SHGB Bukan Fakta Hukum: Ancaman Pidana dan Batal Demi Hukum Bagi “Oper Alih Garapan” Liar. Oleh, DR. Suriyanto.,Pd.,SH.,MH.,Mkn

Sabtu, 12 September 2026 - 08:54 WIB

VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan

Berita Terbaru