BAPERS.ID – Pemerintah Desa Tedunan, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, membangun jembatan di Kali Brang Wetan dengan ukuran 8 x 2,5 meter menggunakan Dana Desa (DD) 2025 senilai Rp 37.220.000, termasuk pajak. Jembatan ini bertujuan meningkatkan sarana prasarana pertanian di desa tersebut.
Namun, pembangunan jembatan ini mengalami masalah serius. Jembatan yang baru dibangun menunjukkan kondisi melengkung ke bawah di bagian tengahnya, yang dikenal sebagai “angklek”. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa pengerjaannya dilakukan secara sembarangan oleh Tim Pelaksana Kegiatan desa setempat.

Baca Juga:
DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak ??
Dugaan Pungli Menggurita di SDN 1 Sidomulyo, Wali Murid Menjerit, Pemkab OKI Diminta Bertindak
*Detail Pembangunan*
– *Tujuan*: Meningkatkan sarana prasarana pertanian
Baca Juga:
Mau Jago Renang? Intip 3 Tips dari Derryl Nandana, Atlet UPER yang Tembus PON
VIRAL!,DIDUGA ABAIKAN MUTU DAN TRANSPARANSI, PROYEK DRAINASE DI KALIDONI JADI SOROTAN WARGA
– *Lokasi*: Kali Brang Wetan, Desa Tedunan, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara
– *Ukuran*: Panjang 8 meter, lebar 2,5 meter
– *Sumber Anggaran*: Dana Desa (DD) tahun 2025
– *Anggaran*: Rp 37.220.000 (termasuk pajak)
Baca Juga:
SMKN 1 Bojonggede Perkuat Posisi sebagai Sekolah Vokasi Favorit, Pendaftar Capai 1.571 Orang
Mutiara Hikmah BES: Burung, Rezeki, dan Hati Nurani sebagai Bukti Kekuasaan Allah
Permasalahan
– Jembatan yang baru dibangun sudah dalam kondisi “angklek” atau melengkung ke bawah di bagian tengahnya
– Indikasi bahwa pengerjaan pembangunan dilakukan secara asal-asalan oleh Tim Pelaksana Kegiatan desa
Masyarakat Desa Tedunan berharap agar pemerintah desa dapat memperbaiki jembatan ini dan memastikan bahwa pengerjaannya dilakukan dengan profesional dan sesuai standar.
Yuda
Penulis : Yuda
Editor : Rudy







