Jakarta | BAPERS.ID – Breda Aprillia Liem Selalu Miss Tionghoa Indonesia Dan Sekaligus Wakil Bendahara Umum WLC (women Lawyer Club)Rayakan Imlek Bersama Keluarga Besarnya, Rabu ( 18 – Februari – 2026), acara ini berlangsung di teater Jakarta pusat.
Brenda Aprillia Liem wanita yang aktif di berbagai kegiatan sosial dan budaya,ini saat di wawancara i media mengatakan.
Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya menggelar perayaan Imlek secara resmi.bersama.
Baca Juga:
Puluhan Ketua RT dan RW di Desa Cijujung Resmi Dilantik, Siap Jalankan Tugas Hingga 2031
Krisis Iklim di Hari Nelayan, Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir
Acara tersebut mengusung tema “Harmoni Nusantara: Together in Harmony, Stronger in Solidarity.”
Menurut Breda sapaan akrab perayaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol komitmen dalam merawat kebhinekaan dan memperkuat persatuan bangsa.
“Ini adalah momen spesial karena untuk pertama kalinya kita merayakan Tahun Baru Imlek bersama berbagai kalangan yang hadir hari ini,” ujarnya.
Tahun Baru Imlek 2026 menandai pergantian Tahun Naga Kayu ke Tahun Kuda Api dalam kalender Tionghoa, yang secara umum dimaknai sebagai simbol energi baru, keberanian, dan optimisme.
Baca Juga:
Di Indonesia, Imlek telah ditetapkan sebagai hari libur nasional dan menjadi bagian dari perayaan kebudayaan yang dirayakan lintas komunitas.jelasnya.
Sejumlah daerah menggelar festival, pertunjukan barongsai, hingga kegiatan sosial sebagai wujud akulturasi budaya Tionghoa dengan tradisi lokal.
Dalam konteks tersebut, Brenda menilai semangat Imlek yang identik dengan harapan, persaudaraan, dan solidaritas sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan yang ingin terus diperkuat.
“Ini sebuah spirit bahwa kita harus semakin kuat merajut kebersamaan dalam harmoni yang indah. Kita akan semakin kuat kalau bersatu,” ucapnya.
Baca Juga:
Bupati Bogor Rudy Susmanto Menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026
Brenda juga menegaskan komitmen untuk memberikan ruang yang setara bagi seluruh pemeluk agama.
“Kita menyadari penuh bahwa nilai-nilai religi, apa pun agama yang kita peluk, harus dimuliakan secara setara,” tutupnya.
Acara ini diHadir oleh matan presiden SBY dan para elit politik partai demokrat
.(JKS)







