OKU TIMUR | BAPERS.ID – Kondisi jembatan utama di Desa Nusa Jaya, Kecamatan Belitang III, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, menjadi sorotan warga. Infrastruktur yang merupakan akses utama masyarakat tersebut dilaporkan mengalami kerusakan selama lebih dari dua tahun dan hingga kini disebut belum mendapatkan penanganan menyeluruh.
Warga menyampaikan kekhawatiran karena jembatan tersebut menjadi jalur vital menuju lahan pertanian, sekolah, puskesmas, serta pusat aktivitas ekonomi. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten OKU Timur segera mengambil langkah nyata untuk mencegah risiko yang lebih besar.
Berdasarkan pantauan warga dan dokumentasi di lokasi, permukaan jembatan tampak tidak rata, terdapat bagian yang berlubang, tanah penyangga mengalami pengikisan, serta beberapa bagian struktur terlihat mengalami kerusakan. Warga juga menyebut belum terdapat rambu peringatan maupun pengamanan sementara di sekitar lokasi.
Menurut keterangan sejumlah warga, kondisi tersebut menimbulkan berbagai kendala, di antaranya pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati saat melintas, kendaraan roda empat hanya dapat melintas secara bergantian, distribusi hasil panen menjadi terhambat, hingga muncul kekhawatiran apabila terjadi keadaan darurat medis karena akses yang dinilai tidak lagi optimal.
Baca Juga:
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum
Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50
“Sudah berkali-kali kami menyampaikan laporan kepada pemerintah desa, kecamatan, hingga dinas terkait. Namun sampai sekarang kami belum melihat adanya perbaikan. Kami hanya berharap pemerintah segera turun ke lapangan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar salah seorang perwakilan warga.
Warga juga mengkhawatirkan kondisi jembatan akan semakin memburuk saat musim hujan akibat derasnya aliran air yang berpotensi mengikis struktur penyangga.
Masyarakat meminta perhatian dari Bupati OKU Timur, Wakil Bupati OKU Timur, Ketua DPRD Kabupaten OKU Timur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan, Camat Belitang III, serta instansi terkait lainnya agar segera melakukan pemeriksaan lapangan dan menentukan langkah penanganan.
Warga berharap pemerintah dapat:
Baca Juga:
Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD PWRI Kabupaten Bogor.
Melakukan inspeksi teknis terhadap kondisi jembatan.
Memasang rambu peringatan dan pengamanan sementara apabila dinilai membahayakan pengguna jalan.
Menyampaikan secara terbuka rencana penanganan maupun jadwal perbaikan.
Memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai tindak lanjut atas kerusakan yang telah berlangsung cukup lama.
Dalam regulasi, pemerintah memiliki kewajiban menjaga prasarana jalan dan jembatan agar tetap berfungsi dan aman bagi masyarakat. Karena itu, warga berharap penanganan dapat segera dilakukan demi keselamatan pengguna jalan serta kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Desa Nusa Jaya.
Hingga berita ini diterbitkan, BAPERS.ID masih berupaya menghubungi Pemerintah Kabupaten OKU Timur, Dinas PUPR Kabupaten OKU Timur, Dinas Perhubungan Kabupaten OKU Timur, dan Pemerintah Kecamatan Belitang III untuk memperoleh konfirmasi dan tanggapan resmi. Apabila terdapat penjelasan dari pihak terkait, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.
Reporter: M. Budy
Staf Redaksi BAPERS.ID







