LSM APM Audiensi ke SMAN 1 Prabumulih, Desak Transparansi dan Kumpulkan Data SPMB

- Pewarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PRABUMULIH | BAPERS.ID – Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Prabumulih Menggugat terus menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sejumlah SMA Negeri (SMAN) dan SMK Negeri (SMKN) di Kota Prabumulih.

Keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat berkaitan dengan sulitnya siswa untuk dapat diterima di sekolah-sekolah favorit atau unggulan, meskipun telah memenuhi sejumlah persyaratan yang ditentukan.

Sebagai bentuk respons, Ketua Umum LSM APM, Adi Susanto, SE didampingi Sekretaris Jenderal Rendi Barlindo serta jajaran pengurus, melakukan audiensi langsung ke SMAN 1 Prabumulih pada Selasa (7/7/2026).
Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala Sekolah Alfran Sanius bersama dewan guru dan staf pengajar.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua APM secara langsung meminta kepada pihak sekolah untuk membuka data SPMB sebagai bentuk transparansi kepada publik.

“Kami meminta pihak sekolah untuk dapat membuka data SPMB secara jelas dan transparan. Jika semua proses sudah sesuai dengan juknis dan jukdis, maka data tersebut seharusnya bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujar Adi Susanto.

Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan semata kritik, melainkan upaya untuk memastikan tidak adanya penyimpangan dalam proses penerimaan siswa baru.

Dalam proses audiensi tersebut, LSM APM juga melakukan kroscek langsung terhadap data yang ada serta melakukan dokumentasi berupa video sebagai bagian dari pengumpulan bahan dan bukti.
“Data yang kami lihat sudah kami kroscek langsung di lapangan dan juga kami dokumentasikan. Ini akan menjadi bahan dasar kami untuk langkah selanjutnya,” tegasnya.

Adi menambahkan, hasil pengumpulan data ini nantinya akan disampaikan kepada pihak terkait di tingkat provinsi.

“Data ini akan kami bawa sebagai bahan laporan ke Dinas Pendidikan Provinsi, Gubernur Sumatera Selatan, hingga Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Prabumulih, Alfran Sanius, menyampaikan bahwa pihak sekolah pada prinsipnya menjalankan sistem SPMB sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Kami melaksanakan SPMB berdasarkan aturan resmi, baik dari jalur zonasi, afirmasi, prestasi, maupun perpindahan orang tua. Semua proses dilakukan melalui sistem yang telah ditentukan,” jelas Alfran.

Ia juga menegaskan bahwa pihak sekolah siap berkoordinasi terkait keterbukaan informasi selama tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami siap mendukung transparansi, namun tentu tetap harus mengikuti aturan dan mekanisme yang ditetapkan oleh dinas pendidikan,” pungkasnya.

Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan dialogis. LSM APM berharap langkah ini dapat mendorong terciptanya sistem penerimaan siswa baru yang lebih transparan, akuntabel, dan berkeadilan di Kota Prabumulih.

Devie

Berita Terkait

VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar Terkatung-Katung Sejak April 2026, Klaim “Sesuai Prosedur” Tuai Tanda Tanya
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot
Cibuntu Tunjuk Kuasa Hukum, Siapkan Somasi atas Konten Viral Dana Desa
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Waspada Provokasi: Massa Aksi 27 Agustus Harus Menjaga Kemurnian Suara Rakyat  
Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar dipertanyakan, 4 bulan tak jelas: Camat Martapura Dikecam Karena dinilai Lamban beri Penjelasan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:54 WIB

VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 10 September 2026 - 15:41 WIB

Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar Terkatung-Katung Sejak April 2026, Klaim “Sesuai Prosedur” Tuai Tanda Tanya

Kamis, 10 September 2026 - 08:56 WIB

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Selasa, 1 September 2026 - 13:18 WIB

Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Cibuntu Tunjuk Kuasa Hukum, Siapkan Somasi atas Konten Viral Dana Desa

Berita Terbaru

Kabupaten Bogor

Senin, 7 Sep 2026 - 16:33 WIB