CIREBON | BAPERS.ID – Limbah cangkang kerang hijau yang ditemukan menumpuk di sekitar bantaran Sungai Desa Karangreja, Kabupaten Cirebon, berhasil dimanfaatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University CIREBONKAB06 menjadi pupuk organik cair (POC).
Inovasi tersebut dikembangkan melalui program kerja KERABAT (Kerang Hijau Bermanfaat) sebagai upaya mengubah limbah yang berpotensi menjadi persoalan lingkungan menjadi produk yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
Program KERABAT bermula dari hasil observasi mahasiswa pada 10 Juli 2026. Dalam pengamatan tersebut, mahasiswa menemukan limbah cangkang kerang hijau di sepanjang bantaran sungai yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Baca Juga:
Upacara HUT RI ke-81 di Cisarua Mengusung Tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”
Tiket Pesawat Domestik Makin Mahal Diduga Distribusi Avtur Di Indonesia Masih Dimonopoli.
Melihat kondisi itu, tim KKNT IPB CIREBONKAB06 kemudian mengembangkan alternatif pengolahan limbah tersebut menjadi POC.
Proses pembuatan sekaligus pengujian dilakukan di Posko KKNT mulai 13 Juli hingga 10 Agustus 2026. POC yang dihasilkan kemudian diaplikasikan pada tanaman bayam untuk mengetahui respons pertumbuhan tanaman setelah diberikan perlakuan.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemberian POC berbahan limbah cangkang kerang hijau tidak menimbulkan dampak negatif terhadap tanaman selama masa pengamatan. Tanaman bayam yang mendapatkan perlakuan POC juga menunjukkan perkembangan yang lebih unggul dibandingkan tanaman tanpa perlakuan.
Hasil tersebut menjadi indikasi awal bahwa limbah cangkang kerang hijau berpotensi diolah menjadi bahan pupuk organik cair yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan budidaya tanaman.
Baca Juga:
Dukung Hilirisasi Energi, Universitas Pertamina Perkuat Riset dan Inovasi
KADES CUP 2026 Sukses Digelar, 14 Tim RT Se-Desa Leuwimalang Ramaikan HUT RI ke-81
28 Asosiasi Dunia Usaha Hantarkan Sulhajji Jompa Ambil Formulir Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor
Setelah melalui tahap pengembangan dan pengujian, hasil inovasi tersebut diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi di Balai Desa Karangreja pada 11 Agustus 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa menjelaskan proses pemanfaatan limbah cangkang kerang hijau menjadi POC sekaligus cara penggunaannya pada tanaman.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, terutama para petani. Mereka menunjukkan ketertarikan untuk mengetahui lebih jauh mengenai cara kerja serta proses pembuatan POC dari limbah cangkang kerang hijau.
Pak Amud, yang dalam pemerintahan Desa Karangreja memiliki peran di bidang Ekonomi Pembangunan dan secara adat menjabat sebagai Raksabumi atau penjaga tanah dan bumi, turut mengapresiasi inovasi yang dikembangkan mahasiswa.
Baca Juga:
Rebo Wekasan Ketupat Fest 2026” _Jaga Warisan Leluhur, Eratkan Silaturahmi Lewat Budaya
Warga Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Volume Jalan Rabat Beton di Karang Anyar Banyuasin
Warga Karang Agung PALI Soroti Dugaan Peredaran Narkotika dan Ancaman Senjata Tajam
Menurutnya, sosialisasi tersebut berhasil menarik perhatian para petani untuk mengenal lebih jauh pemanfaatan limbah kerang hijau sebagai bahan POC.
“Para petani tertarik dengan hasil sosialisasi pupuk ini. Banyak yang penasaran bagaimana cara kerjanya dan bagaimana proses pembuatannya,” ungkap Pak Amud.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap mahasiswa KKNT IPB CIREBONKAB06 yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bahkan, apresiasi tersebut disampaikan secara unik dengan memberikan “enam jempol” sebagai bentuk penghargaan terhadap kreativitas dan kontribusi mahasiswa.
“Kalau saya punya enam jempol, keenam-enamnya akan saya acungkan. Kalian mahasiswa yang bermanfaat dan berbakat,” ujarnya.
Melalui program KERABAT, mahasiswa KKNT IPB CIREBONKAB06 tidak hanya berupaya mengurangi keberadaan limbah cangkang kerang hijau, tetapi juga mendorong pemanfaatan potensi lokal menjadi sesuatu yang bernilai guna.
Antusiasme masyarakat dalam kegiatan sosialisasi menjadi salah satu modal penting untuk pengembangan inovasi tersebut ke depan. Mahasiswa berharap pemanfaatan limbah cangkang kerang hijau dapat terus dikembangkan sebagai salah satu alternatif pengelolaan limbah sekaligus mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan di Desa Karangreja.
Penulis: Tim KKNT IPB 2026 CIREBONKAB06









