Jemput Bendera Pusaka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Pahlawan

- Pewarta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

NANGGUNG | BAPERS.ID  – Suasana penuh khidmat mewarnai penjemputan bendera pusaka milik Pemerintah Kabupaten Bogor di rumah sejarah bekas Kantor Bupati Bogor pada masa revolusi fisik, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan semangat persatuan dalam membangun Kabupaten Bogor dan Indonesia.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, bendera pusaka tersebut memiliki nilai sejarah yang tidak sekadar berkaitan dengan simbol negara, tetapi juga merepresentasikan semangat perjuangan dan pengabdian para pendahulu.

“Dalam momentum yang sangat bersejarah buat Kabupaten Bogor, kita berdiri bersama-sama di tempat yang sangat terhormat dan sakral bagi berdirinya Kabupaten Bogor serta perjuangan bangsa Indonesia, yaitu rumah sejarah bekas Kantor Bupati masa revolusi fisik,” ujar Rudy.

Menurut Rudy, rumah sejarah di Desa Malasari tersebut merupakan salah satu lokasi penting yang berkaitan dengan perjalanan Kabupaten Bogor pada masa revolusi fisik. Karena itu, penjemputan bendera pusaka dari tempat tersebut memiliki makna historis sekaligus menjadi pengingat bagi generasi saat ini.

Rudy menjelaskan, bendera yang dijemput tersebut bukan sekadar kain berwarna merah dan putih. Bendera itu merupakan bagian dari sejarah Kabupaten Bogor karena menjadi bendera pertama yang dikirim oleh Pemerintah Pusat Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Bogor pada 1948.

“Penjemputan bendera pusaka menjadi simbol untuk kembali menjemput semangat perjuangan dan keikhlasan para pahlawan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” katanya.

Ia menegaskan, semangat perjuangan tersebut harus terus diwariskan kepada generasi penerus melalui berbagai bentuk pengabdian dan pembangunan.

“Satu bendera dijemput, maka kita menjemput sebuah semangat perjuangan para pahlawan. Kita menjemput sebuah keikhlasan pengabdian para pahlawan mengabdi kepada bangsa dan negara ini. Kita sebagai penerusnya wajib turut serta bersama-sama mengisi kemerdekaan,” ujar Rudy.

Lebih jauh, Rudy berharap momentum penjemputan bendera pusaka dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan masyarakat Kabupaten Bogor di tengah keberagaman dan berbagai perbedaan yang ada.

Menurutnya, perbedaan bukan menjadi penghalang untuk bergerak bersama. Seluruh elemen masyarakat memiliki tujuan yang sama, yakni membangun Kabupaten Bogor sekaligus berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

“Mudah-mudahan momentum hari ini, kita menjemput bendera pusaka yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, menjadi momentum kebersamaan kita merajut perbedaan-perbedaan yang ada di Kabupaten Bogor dengan satu tujuan: membangun bangsa Indonesia, membangun Bogor bersama-sama,” pungkasnya.

Penjemputan bendera pusaka tersebut pun menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya diwariskan sebagai sejarah, tetapi juga sebagai tanggung jawab untuk terus mengisi pembangunan dengan semangat persatuan, pengabdian, dan kecintaan terhadap daerah serta bangsa.

Red

Berita Terkait

Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot
Cibuntu Tunjuk Kuasa Hukum, Siapkan Somasi atas Konten Viral Dana Desa
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Waspada Provokasi: Massa Aksi 27 Agustus Harus Menjaga Kemurnian Suara Rakyat  
Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar dipertanyakan, 4 bulan tak jelas: Camat Martapura Dikecam Karena dinilai Lamban beri Penjelasan
PWRI Bogor Raya Mantapkan Langkah: Rohmat Selamat Tegaskan Era Baru Organisasi yang Solid dan Profesional
Proyek Drainase Jalan Ali Gatmir Disorot: Kualitas dan Transparansi Dipertanyakan, Wartawan Klaim Dapat Intimidasi
Perkuat Industri Berkelanjutan, UPER Gandeng Multipihak Terapkan Kimia Hijau
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:18 WIB

Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Waspada Provokasi: Massa Aksi 27 Agustus Harus Menjaga Kemurnian Suara Rakyat  

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:15 WIB

Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar dipertanyakan, 4 bulan tak jelas: Camat Martapura Dikecam Karena dinilai Lamban beri Penjelasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:23 WIB

PWRI Bogor Raya Mantapkan Langkah: Rohmat Selamat Tegaskan Era Baru Organisasi yang Solid dan Profesional

Berita Terbaru

Kabupaten Bogor

Senin, 7 Sep 2026 - 16:33 WIB