*TUGU SELATAN, CISARUA* –bapers.id// Pemerintah Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dalam rangkaian acara *Rebo Wekasan Ketupat Fest 2026*. Ajakan ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Tugu Selatan, *M. Eko Windiana*.
Pemerintah desa juga mengajak seluruh stakeholder, lembaga, dan lembaga kemasyarakatan untuk ikut serta menyukseskan acara dan berharap seluruh warga agar bisa hadir meramaikan kegiatan acara ini.
beliau menyampaikan:“Mari kita ramaikan, kita jaga budaya ini bersama. Karena dari sinilah kita belajar tentang kebersamaan, kepedulian, dan rasa syukur.”
*Rebo Wekasan* adalah tradisi yang dilaksanakan setiap *Rabu terakhir dibulan Safar*
Sejak dahulu para ulama dan kasepuhan di wilayah Cisarua-Puncak meyakini kegiatan acara rebo wekasan sebagai momen untuk *berdoa tolak bala, bersedekah, dan mendekatkan diri kepada Allah* agar diberi keselamatan selama setahun ke depan.
tradisi rebo wekasan ini tidak hanya berupa doa bersama diakhir bulan Safar akan tetapi menjadi simbol kebersamaan dan bertujuan untuk menjalin silaturahmi, serta menjaga warisan leluhur, warisan para alim ulama, dan para kasepuhan , dengan cara menjaga, melestarikan budaya yang sudah ada secara turun temurun.
Desa Tugu Selatan sendiri sudah lama menjaga tradisi ini.dan berkembang menjadi agenda desa tahunan untuk kegiatan acara tahun ini diadakan di Desa Tugu Selatan, Kp. Barukaramat RT 03/04, Kec. Cisarua, Kab. Bogor.
*Rangkaian Acara Rebo Wekasan Ketupat Fest 2026*
Acara akan digelar selama 2 hari:
– *Selasa, 11 Agustus 2026*
diawali dengan bedah kulah.
bedah kulah adalah ritual menangkap ikan secara bersama sama oleh masyarat untuk dimasak dan dibagikan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama
– *Rabu, 12 Agustus 2026*
*Karnaval rebo wekasan* digelar di *Kp. Barukaramat RT 03/04, Desa Tugu Selatan*. Jalan desa dihiasi umbul-umbul dan gapura bambu.
*Festival Ketupat* sebagai simbol berbagi rezeki, serta wujud gotong royong, dan agar anak muda tidak melupakan warisan leluhur
Acara hari ini sebagai puncak acara dihadiri langsung oleh jajaran Forkompimcam Kec. Cisarua, mulai dari Kapolsek Cisarua, perwakilan Koramil, Sekcam Cisarua, hingga Kepala Desa Tugu Selatan. Kehadiran unsur pimpinan kecamatan menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi dan penguatan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 09.04 WIB, para peserta yg merupakan pemdes mengenakan pakaian adat Sunda dan baju muslim hitam-putih. Mereka membawa tandu berisi hasil bumi seperti padi, sayur-mayur, cabai, dan ketupat yang digantung rapi. pemerintah kecamatan dan Kapolsek bahkan tampak menunggang kuda, menambah semarak iring-iringan acara ini.
animo masyarakat terhadap kegiatan acara rebo wekasan ketupat Fest 2026 ini sangatlah besar, dilihat dari antusiasme dan semangat masyarakat yg berperan aktif serta masyarakat yang hadir dari berbagai kalangan.(soleh)







