Keluarga Pelapor Kasus Dugaan Pencabulan di Jepara Mengaku Alami Intimidasi

- Pewarta

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara | BAPERS.ID – Keluarga seorang santriwati yang melaporkan dugaan tindak asusila oleh oknum pengasuh salah satu pondok pesantren di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mengaku menerima sejumlah bentuk intimidasi setelah kasus tersebut mencuat ke publik.

Kuasa hukum pelapor, Erlinawati, menyampaikan bahwa sejak perkara ini ramai diberitakan, pihak keluarga mendapatkan panggilan serta pesan dari nomor yang tidak dikenal. Ia menyarankan agar keluarga tidak menanggapi komunikasi tersebut untuk menghindari dampak psikologis yang lebih jauh.

“Ada beberapa panggilan masuk. Kami sarankan untuk tidak merespons agar situasi tetap kondusif,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Selain melalui telepon, menurutnya, respons di media sosial juga turut memengaruhi kondisi psikologis pelapor. Ia menyebut kliennya masih dalam tahap pemulihan dan berupaya mengalihkan perhatian ke kegiatan positif.

Pihak terlapor, melalui kuasa hukumnya, sebelumnya telah membantah tudingan yang disampaikan dan menyatakan akan menempuh langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Proses hukum terkait laporan ini sendiri masih berjalan.

Erlinawati menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengusut perkara tersebut secara objektif.
“Kami percaya proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Saat ini, pelapor disebut telah mendapatkan pendampingan dari lembaga terkait guna memastikan perlindungan serta pemulihan kondisi psikologisnya selama proses hukum berlangsung.

Yuda

Berita Terkait

Ketua LSM Penjara PN: Kritik Itu Penting, Etika Jauh Lebih Penting
Ketua GARDA PRABOWO Jawa Barat Bob Mulia , Mengecam Pernyataan Mantan Ketua BEM Tiyo Ardianto
Maju Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor, Sulhajji Jompa Usung Visi Persatuan dan Kolaborasi Dunia Usaha
SOSIALISASI PERATURAN DAERAH: SELURUH KEPALA DESA KECAMATAN PULAU RIMAU BANYUASIN DIPERKUAT PEMAHAMAN ATURAN TAHUN 2026
DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak ??
Dugaan Pungli Menggurita di SDN 1 Sidomulyo, Wali Murid Menjerit, Pemkab OKI Diminta Bertindak
Redaksi Berkisah,1 Muharam, Momentum Hijrah Menuju Kebaikan
Mau Jago Renang? Intip 3 Tips dari Derryl Nandana, Atlet UPER yang Tembus PON
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:23 WIB

Ketua LSM Penjara PN: Kritik Itu Penting, Etika Jauh Lebih Penting

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:20 WIB

Ketua GARDA PRABOWO Jawa Barat Bob Mulia , Mengecam Pernyataan Mantan Ketua BEM Tiyo Ardianto

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:28 WIB

Maju Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor, Sulhajji Jompa Usung Visi Persatuan dan Kolaborasi Dunia Usaha

Senin, 15 Juni 2026 - 14:59 WIB

SOSIALISASI PERATURAN DAERAH: SELURUH KEPALA DESA KECAMATAN PULAU RIMAU BANYUASIN DIPERKUAT PEMAHAMAN ATURAN TAHUN 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:53 WIB

DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak ??

Berita Terbaru

Jawa Barat

Ketua LSM Penjara PN: Kritik Itu Penting, Etika Jauh Lebih Penting

Selasa, 16 Jun 2026 - 16:23 WIB

Jawa Barat

DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak ??

Minggu, 14 Jun 2026 - 17:53 WIB