DIDUGA PENYIMPANGAN PEKERJAAN JALAN RABAT BETON DI DESA WAYHALOM, WARGA MINTA INSPEKTORAT DAN APH LAKUKAN PEMERIKSAAN

- Pewarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU TIMUR | BAPERS.ID  – Proyek pembangunan jalan rabat beton yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026 di Dusun 03, Desa Wayhalom, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, menjadi sorotan setelah muncul dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim Mata Pena News di lokasi pada Sabtu, 1 Agustus 2026, proyek tersebut memiliki volume pekerjaan sepanjang 220 meter, lebar 3 meter, tebal 15 sentimeter, dengan nilai anggaran sebesar Rp153.654.000.

 

Dari hasil pemantauan di lapangan, tim media menemukan sejumlah dugaan ketidaksesuaian yang dinilai perlu mendapat perhatian dari instansi pengawas.

 

Salah satunya terkait penggunaan material batu split. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, spesifikasi yang direncanakan menggunakan batu split berukuran 2–3 sentimeter, namun material yang digunakan diduga berukuran lebih besar, sekitar 3–4 sentimeter. Dugaan tersebut perlu diverifikasi lebih lanjut oleh pihak teknis untuk memastikan kesesuaiannya dengan dokumen perencanaan dan standar konstruksi.

 

Selain itu, tim media juga mengamati pemasangan lapisan plastik sebagai alas pengecoran yang diduga tidak menutupi seluruh badan jalan. Pada beberapa bagian, plastik tampak hanya terpasang di sisi kanan dan kiri, sementara bagian tengah diduga tidak dilapisi. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi mutu konstruksi apabila benar tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan.

 

Saat dimintai keterangan, Kepala Dusun 03 berinisial MD menyampaikan bahwa batu split yang datang ke lokasi memang berbeda dari ukuran yang dipesan.

 

«”Kami sudah pesan batu split ukuran 2–3, tetapi yang datang ukuran 3–4. Untuk pemasangan plastik memang seperti itu pada pekerjaan jalan sejenis. Kami hanya melaksanakan pekerjaan,” ujarnya kepada tim bapers .»

 

Keterangan tersebut menjadi bagian dari informasi yang akan terus didalami guna memperoleh gambaran utuh mengenai pelaksanaan proyek.

 

Sejumlah warga berharap Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta instansi teknis terkait segera melakukan pemeriksaan lapangan untuk memastikan apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), gambar teknis, dan ketentuan yang berlaku.

 

Juru Bicara bapers, Johan, menyatakan bahwa redaksi akan terus mengumpulkan data dan melakukan penelusuran lebih lanjut sebelum menarik kesimpulan.

 

«”Apabila dalam proses pemeriksaan nantinya ditemukan adanya pengurangan volume, perubahan spesifikasi tanpa dasar yang sah, atau penyimpangan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara, maka penanganannya menjadi kewenangan aparat penegak hukum sesuai peraturan perundang-undangan,” ujarnya.»

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Wayhalom, Penjabat (PJS) Kepala Desa, maupun instansi terkait lainnya belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan tersebut.

 

bapers.id  membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Pemerintah Desa Wayhalom, PJS Kepala Desa, Dinas PMD Kabupaten OKU Timur, Inspektorat, maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

Reporter: Budy

Berita Terkait

Berjaya di Kompetisi Humas Nasional, Tiga Srikandi UPER Raih Juara 1 Lewat Strategi Komunikasi Krisis
Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik
RSUD Bakti Pajajaran Perkuat Layanan DSA dan Cath Lab Biplane
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siap Bersinergi dengan Kapolda Jabar yang Baru, Jaga Keamanan dan Kondusivitas Wilayah
Bupati Bogor Matangkan Persiapan Peparda VII Jabar 2026 , Sekalian Rencana Pembangunan Rumah Istimewa Bagi Para Atlet
PUBLIKASI KINERJA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BOGOR TAHUN 2026  
PWRI BOGOR RAYA MELAKUKAN KEGIATAN AUDENSI KE RSUD LEUWILIANG SINERGI DEMI PELAYANAN WARGA
FULL HOUSE SUGBK : Doa Masyarakat Indonesia menyertai Timnas Garuda Untuk Meraih Kemenangan Sempurna Lawan Thailand
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Berjaya di Kompetisi Humas Nasional, Tiga Srikandi UPER Raih Juara 1 Lewat Strategi Komunikasi Krisis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:53 WIB

RSUD Bakti Pajajaran Perkuat Layanan DSA dan Cath Lab Biplane

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Siap Bersinergi dengan Kapolda Jabar yang Baru, Jaga Keamanan dan Kondusivitas Wilayah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Bupati Bogor Matangkan Persiapan Peparda VII Jabar 2026 , Sekalian Rencana Pembangunan Rumah Istimewa Bagi Para Atlet

Berita Terbaru

Jawa Barat

RSUD Bakti Pajajaran Perkuat Layanan DSA dan Cath Lab Biplane

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:53 WIB