Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Terjaring OTT KPK, Diduga Terlibat Jual Beli Jabatan

- Pewarta

Sabtu, 8 November 2025 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, BAPERS.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, pada Jumat malam, 7 November 2025. Penangkapan tersebut diduga terkait praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur.

Dalam operasi itu, KPK juga mengamankan beberapa pihak lain yang diduga terlibat dalam transaksi suap terkait rotasi jabatan. “Benar, tim KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Ponorogo. Sejumlah pihak telah diamankan untuk dimintai keterangan,” kata Juru Bicara KPK, Ali Fikri, saat dikonfirmasi, Sabtu (8/11).

Informasi yang beredar menyebutkan, sebelum penangkapan, Sugiri Sancoko sempat melakukan dua kali rotasi jabatan di lingkungan Pemkab Ponorogo dalam beberapa bulan terakhir. Rotasi tersebut menimbulkan spekulasi publik mengenai adanya dugaan transaksi jual beli jabatan di tubuh birokrasi daerah.

KPK menduga rotasi tersebut tidak sepenuhnya dilakukan berdasarkan pertimbangan kinerja dan kebutuhan organisasi, melainkan disertai imbalan tertentu dari para pejabat yang ingin mendapatkan posisi strategis.

Tim penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan, termasuk Bupati Sugiri. Barang bukti berupa uang tunai dalam jumlah signifikan juga disebut telah diamankan dalam operasi tersebut.

“KPK akan segera menentukan status hukum para pihak yang diamankan setelah dilakukan pemeriksaan awal selama 1×24 jam,” ujar Ali Fikri.

Kasus ini menjadi sorotan karena Ponorogo sebelumnya dikenal cukup aktif dalam reformasi birokrasi daerah. Penangkapan Sugiri Sancoko menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus dugaan jual beli jabatan di tingkat pemerintah kabupaten/kota.

Yuda

Berita Terkait

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA
Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum
Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50
Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD PWRI Kabupaten Bogor. 
Progress Pemasangan PJU Jalan Salabenda Berlanjut, Sejumlah Titik Kini Sudah Aktif
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:07 WIB

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:21 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:33 WIB

Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru

Berita Terbaru