Banyuasin | BAPERS.ID – Sejumlah warga Desa Rimba Jaya, Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mempertanyakan kualitas pembangunan jalan cor beton yang didanai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2024 dengan nilai Rp167.655.000.
Proyek dengan panjang sekitar 322 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 10 sentimeter tersebut diduga mengalami kerusakan meski belum lama selesai dikerjakan. Warga menilai kondisi jalan telah retak di sejumlah titik dan menduga mutu pekerjaan tidak sesuai spesifikasi teknis.
Baca Juga:
Progress Pemasangan PJU Jalan Salabenda Berlanjut, Sejumlah Titik Kini Sudah Aktif
DPK KNPI Sukaraja Matangkan Persiapan Pelantikan, Maulana: Momentum Awal Pengabdian Pemuda
Selain menyoroti kualitas proyek, warga bersama awak media juga mengaku kesulitan menemui Kepala Desa Rimba Jaya, Warsino, untuk meminta klarifikasi. Menurut mereka, saat didatangi pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, yang bersangkutan tidak berada di kantor desa maupun di kediamannya.
Awak media menyebut telah menghubungi Warsino melalui sambungan telepon. Dalam komunikasi tersebut, Warsino disebut mengirimkan sebuah video yang memperlihatkan dirinya berada di atas speedboat. Namun, belum dapat dipastikan apakah kegiatan tersebut merupakan perjalanan dinas, kegiatan pribadi, maupun lokasi dan waktu pengambilan video tersebut.
Baca Juga:
Diduga Minim Transparansi, Proyek Drainase di Dusun 04 Desa Lais Disorot Warga
Ubah Air Gambut Jadi Sumber Air Bersih, Mahasiswa UPER Rancang Instalasi Air Bersih Skala Komunal
Advokat Kang Deden Resmi Jabat Pengurus DEKOPINDA Kabupaten Bogor di Hari Koperasi ke-79
Atas kondisi tersebut, warga meminta Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Inspektorat Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap kualitas fisik proyek dan pengelolaan anggaran pembangunan jalan tersebut.
Masyarakat juga mendesak aparat penegak hukum, termasuk Polres Banyuasin dan Kejaksaan Negeri Banyuasin, melakukan penyelidikan apabila ditemukan indikasi penyimpangan yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.
Baca Juga:
Mensesneg: Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung Hingga Kapolri, Ingin Laporan Situasi Terkini
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Rimba Jaya, Warsino, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kerusakan proyek maupun keberadaannya saat dikonfirmasi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi dari pihak yang bersangkutan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Reporter: Dony S.H. (Staf Redaksi)







