Perempuan Tangguh Lulusan Universitas Wijayakusuma Purwokerto, Dwi Kartika Aprillia, S.H., Diamanahkan Memimpin WLC DPC Banyumas

- Pewarta

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta | BAPERS.ID engan penuh kehormatan dan kebanggaan, organisasi Women Lawyer Club (WLC) mengumumkan pengangkatan Dwi Kartika Aprillia, S.H. sebagai Ketua DPC WLC Kabupaten Banyumas.

Pengangkatan ini merupakan bentuk kepercayaan organisasi atas dedikasi, integritas, serta kontribusi beliau dalam berbagai kegiatan sosial, penyuluhan hukum kepada masyarakat,

Serta pengembangan etika, profesionalisme, dan marwah profesi hukum di Indonesia.
Ketua Umum sekaligus Pendiri WLC, Zulfa Andriani, menyampaikan bahwa diharapkan kepemimpinan Dwi Kartika Aprillia dapat memperkuat peran WLC di daerah.

“Dengan kepemimpinan beliau sebagai Ketua DPC Banyumas, kami berharap Women Lawyer Club semakin kuat dalam menjaga kode etik advokat, membina para anggota, khususnya di wilayah Banyumas, serta menjadi teladan dalam praktik hukum yang berkeadilan dan berintegritas,” ujarnya pada Rabu (11 Maret 2026).

Perempuan yang akrab disapa Bunda Lea ini merupakan lulusan Universitas Wijayakusuma Purwokerto. Dalam wawancara dengan media, ia menyampaikan bahwa motivasinya bergabung dengan WLC adalah untuk mengembangkan karier lebih luas di dunia advokat sekaligus memperluas jaringan di bidang hukum.

“Saya ingin dikenal sebagai advokat yang bersuara dalam membela keadilan, khususnya bagi perempuan. Dalam wadah WLC ini, saya melihat kesempatan untuk berkembang, memperluas relasi, dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga berharap ke depan WLC dapat menjadi organisasi yang dipercaya oleh perempuan di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Banyumas, baik bagi mereka yang membutuhkan perlindungan hukum maupun yang ingin belajar tentang hukum.

Menurutnya, prestasi tidak selalu diukur dari pencapaian materi. Prestasi juga dapat dilihat dari dampak nyata yang diberikan kepada masyarakat melalui perlindungan hukum dan advokasi yang berkeadilan.

Dalam aktivitasnya, Dwi Kartika Aprillia aktif melakukan berbagai bentuk kontribusi sosial dan advokasi, di antaranya pendampingan hukum bagi korban kekerasan seksual, memperjuangkan hak-hak perempuan, serta melakukan edukasi hukum dan gerakan sosial di tengah masyarakat.

Sumber:
Humas DPN Women Lawyer Club (WLC)
Penulis:Joko Santoso

Berita Terkait

UPNVJ Dorong Pemberdayaan Masyarakat Baduy Luar melalui Empat Program Pengembangan
Surat Kades di Atas SHGB Bukan Fakta Hukum: Ancaman Pidana dan Batal Demi Hukum Bagi “Oper Alih Garapan” Liar. Oleh, DR. Suriyanto.,Pd.,SH.,MH.,Mkn
VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar Terkatung-Katung Sejak April 2026, Klaim “Sesuai Prosedur” Tuai Tanda Tanya
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot
Cibuntu Tunjuk Kuasa Hukum, Siapkan Somasi atas Konten Viral Dana Desa
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:43 WIB

UPNVJ Dorong Pemberdayaan Masyarakat Baduy Luar melalui Empat Program Pengembangan

Minggu, 13 September 2026 - 14:38 WIB

Surat Kades di Atas SHGB Bukan Fakta Hukum: Ancaman Pidana dan Batal Demi Hukum Bagi “Oper Alih Garapan” Liar. Oleh, DR. Suriyanto.,Pd.,SH.,MH.,Mkn

Sabtu, 12 September 2026 - 08:54 WIB

VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 10 September 2026 - 15:41 WIB

Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar Terkatung-Katung Sejak April 2026, Klaim “Sesuai Prosedur” Tuai Tanda Tanya

Kamis, 10 September 2026 - 08:56 WIB

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Berita Terbaru