Kasus Perselingkuhan Oknum Guru SDN Cibatok 02 Masuki Tahap Persidangan

- Pewarta

Jumat, 16 Mei 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR – BAPERS.ID- Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang oknum ASN berinisial RML, guru di SDN Cibatok 02, kini memasuki babak baru setelah resmi disidangkan pada 15 Mei 2025. Kasus yang mencuat sejak Juli 2023 ini baru memasuki tahap persidangan, menuai sorotan publik karena dianggap lambat ditangani oleh pihak-pihak terkait.

Keterlambatan penanganan kasus ini diduga karena kurangnya respons dari beberapa instansi yang berwenang, seperti Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, BKPSDM, dan Inspektorat Daerah. Padahal, laporan atas dugaan perselingkuhan ini telah disampaikan oleh suami korban, berinisial GN, ke sejumlah instansi tersebut tak lama setelah kasus terungkap.

Menanggapi hal ini, tim redaksi menghubungi kuasa hukum suami korban, Endin, SH., CPL., yang menyatakan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Saya akan mendampingi klien saya sampai proses hukum ini selesai, demi keadilan bagi keluarga korban. Sudah terlalu lama kasus ini berjalan di tempat,” ujar Endin.

Dalam persidangan pertama, baru dilakukan proses pelengkapan berkas-berkas. Endin juga meminta dukungan dari rekan-rekan media agar bersama-sama mengawal jalannya persidangan ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan.

Sidang lanjutan dijadwalkan akan digelar pada 27 Mei 2025. Menanggapi ketidakhadiran para tergugat dalam sidang pertama, Endin menjelaskan bahwa hal itu merupakan wewenang majelis hakim untuk memanggil para pihak yang bersangkutan.

“Kami berharap kasus ini dapat segera diselesaikan melalui proses pengadilan. Yang kami tuntut hanyalah kebenaran,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak tergugat belum dapat dihubungi untuk dimintai klarifikasi.

Ded 

Penulis : dedy

Editor : Rudy

Berita Terkait

VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar Terkatung-Katung Sejak April 2026, Klaim “Sesuai Prosedur” Tuai Tanda Tanya
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot
Cibuntu Tunjuk Kuasa Hukum, Siapkan Somasi atas Konten Viral Dana Desa
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Waspada Provokasi: Massa Aksi 27 Agustus Harus Menjaga Kemurnian Suara Rakyat  
Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar dipertanyakan, 4 bulan tak jelas: Camat Martapura Dikecam Karena dinilai Lamban beri Penjelasan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:54 WIB

VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 10 September 2026 - 15:41 WIB

Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar Terkatung-Katung Sejak April 2026, Klaim “Sesuai Prosedur” Tuai Tanda Tanya

Kamis, 10 September 2026 - 08:56 WIB

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Selasa, 1 September 2026 - 13:18 WIB

Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Cibuntu Tunjuk Kuasa Hukum, Siapkan Somasi atas Konten Viral Dana Desa

Berita Terbaru

Kabupaten Bogor

Senin, 7 Sep 2026 - 16:33 WIB