SPI Jawa Tengah Desak Pemerintah Wujudkan Kesejahteraan Petani di Hari Tani Nasional 2025

- Pewarta

Rabu, 24 September 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara | BAPERS.ID — Peringatan Hari Tani Nasional 2025 menjadi ajang refleksi sekaligus pengingat bahwa kesejahteraan petani masih jauh dari harapan. Serikat Petani Indonesia (SPI) menegaskan, peringatan ini tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus diwujudkan dalam langkah konkret pemerintah.

Ketua Koperasi SPI Jawa Tengah, Yuda Agus Ariyanto, menyampaikan tiga tuntutan utama.
1.Pupuk Terjangkau: SPI menuntut pemerintah untuk membuat pupuk lebih terjangkau bagi petani, sehingga biaya produksi dapat ditekan dan harga jual hasil panen dapat lebih kompetitif.
2.Harga Hasil Panen yang Adil*: SPI juga menuntut pemerintah untuk menetapkan harga hasil panen yang adil bagi petani, sehingga mereka dapat memperoleh pendapatan yang layak dari hasil kerja keras mereka.
3.Akses Lahan yang Merata*: Selain itu, SPI juga menuntut pemerintah untuk menyediakan akses lahan yang merata bagi petani, sehingga mereka dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

“Petani adalah penopang kehidupan bangsa. Tanpa keberpihakan nyata dari pemerintah, sulit bagi Indonesia mewujudkan cita-cita kedaulatan pangan,” tegas Yuda.

SPI berharap pemerintah segera merespons aspirasi tersebut dengan kebijakan yang berpihak, sehingga petani dapat hidup sejahtera dan rakyat Indonesia menikmati ketersediaan pangan yang berdaulat.

Red

Penulis : Red

Berita Terkait

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi
Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan
UPNVJ Dorong Pemberdayaan Masyarakat Baduy Luar melalui Empat Program Pengembangan
Surat Kades di Atas SHGB Bukan Fakta Hukum: Ancaman Pidana dan Batal Demi Hukum Bagi “Oper Alih Garapan” Liar. Oleh, DR. Suriyanto.,Pd.,SH.,MH.,Mkn
VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Dana Kelurahan Rp1,4 Miliar Terkatung-Katung Sejak April 2026, Klaim “Sesuai Prosedur” Tuai Tanda Tanya
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Rangka Atap Baja Ringan SD Negeri 155 Gandus Dipertanyakan, Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:06 WIB

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

Selasa, 15 September 2026 - 08:01 WIB

Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

Minggu, 13 September 2026 - 16:43 WIB

UPNVJ Dorong Pemberdayaan Masyarakat Baduy Luar melalui Empat Program Pengembangan

Minggu, 13 September 2026 - 14:38 WIB

Surat Kades di Atas SHGB Bukan Fakta Hukum: Ancaman Pidana dan Batal Demi Hukum Bagi “Oper Alih Garapan” Liar. Oleh, DR. Suriyanto.,Pd.,SH.,MH.,Mkn

Sabtu, 12 September 2026 - 08:54 WIB

VIRAL! Dana BOS SDN 27 Rantau Bayur Rp270 Juta Selama Tiga Tahun Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan

Berita Terbaru