Depok | BAPERS.ID – Suasana berbeda terasa di kawasan Science Techno Park Universitas Indonesia (UI), Depok. Lebih dari 100 pendidik dari berbagai daerah di Indonesia hingga Kedah, Malaysia, berkumpul baik secara langsung maupun daring dalam sebuah pelatihan bertajuk Kurikulum Adab: Dari Nilai ke Implementasi.
Peserta yang hadir cukup beragam, mulai dari guru PAUD hingga dosen perguruan tinggi. Hal ini menunjukkan satu hal penting: kesadaran akan pentingnya adab dalam pendidikan semakin menguat, terutama di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Dalam pelatihan ini, para narasumber menekankan bahwa pendidikan tidak cukup hanya membuat siswa “pintar”. Lebih dari itu, pendidikan harus mampu membentuk karakter dan adab. Tanpa adab, ilmu bisa kehilangan arah dalam praktik kehidupan sehari-hari.
Salah satu pemateri, Dr. Ali Saman Hasan, menjelaskan bahwa konsep Maqāṣid al-Adab menjadi kunci untuk menghubungkan nilai dengan tindakan nyata. Artinya, apa yang diajarkan tidak berhenti di teori, tetapi benar-benar hidup dalam perilaku.
Baca Juga:
Diskominfo Kabupaten Bogor Melalui OB Van Goes To School,Memperkenal Radio Ke Generasi Digital
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Perkuat Iman dan Kebersamaan Lewat Shalat Subuh Berjamaah
Senada dengan itu, Prof. Taufik Kasturi menegaskan bahwa pembentukan adab tidak bisa instan. Diperlukan sistem yang kuat, mulai dari kurikulum yang jelas, budaya sekolah, keteladanan guru, hingga pembiasaan yang konsisten.
Menariknya, pelatihan ini tidak hanya berisi teori. Para peserta juga diajak langsung menyusun kurikulum dan rencana implementasi yang bisa diterapkan di lembaga masing-masing.
Kegiatan ini digagas oleh KOPIN (Konsorsium Pendidikan Islam Internasional), yang terus mendorong lahirnya pendidikan Islam berstandar global. Melalui kolaborasi, pelatihan, dan jejaring internasional, KOPIN berkomitmen membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beradab dan siap bersaing di tingkat dunia.
Dengan semangat “Educating Leaders, Building Civilization”, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pendidikan yang lebih utuh menggabungkan ilmu, nilai, dan karakter dalam satu kesatuan ***
Baca Juga:
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegas Perangi Narkoba, ASN Terindikasi Akan Dijatuhi Sanksi
Kadisdik OKU Timur Temukan SD Taraman Kosong Saat Jam Belajar, Kepala Sekolah Diperingatkan
Red







