Program Bankeu Infrastruktur Desa Pabuaran Kecamatan Sukamakmur Dorong Kemajuan Pertanian dan Perekonomian Warga Kampung Bojong Honje

- Pewarta

Selasa, 19 Agustus 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Kab. Bogor | BAPERS.ID – Pemerintah Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Deden Aden, terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Desa. Salah satu wilayah yang merasakan dampak langsung dari program ini adalah Kampung Bojong Honje RT 02/04, yang selama ini menggantungkan roda perekonomiannya pada sektor pertanian.

Program Bankeu Infrastruktur Desa merupakan bagian dari kebijakan pembangunan yang bersifat inklusif dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat desa. Di Kampung Bojong Honje, bantuan ini diwujudkan dalam bentuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian, seperti jalan usaha tani, saluran irigasi, serta akses pendukung distribusi hasil panen. Langkah ini dinilai sangat strategis dalam memperkuat ketahanan pangan lokal dan meningkatkan pendapatan petani.

Kepala Desa Pabuaran, Deden Aden, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur desa bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi sosial yang berdampak luas. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan melalui program Bankeu benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Di Bojong Honje, pertanian adalah tulang punggung ekonomi. Maka, pembangunan infrastruktur yang mendukung sektor ini menjadi prioritas,” ujar Deden aden dalam keterangannya, Selasa, (19/08/2025).

Warga Kampung Bojong Honje menyambut program ini dengan antusias dan rasa syukur. Menurut Bapak Rudi, salah satu petani setempat, perbaikan jalan tani telah memudahkan akses ke lahan pertanian dan mempercepat proses pengangkutan hasil panen. “Dulu kami harus menempuh jalan berlumpur dan sempit, sekarang kendaraan bisa masuk sampai ke kebun. Ini sangat membantu, terutama saat musim panen,” ungkapnya.

Selain itu, pembangunan saluran irigasi yang lebih efisien telah meningkatkan produktivitas pertanian. Lahan-lahan yang sebelumnya sulit diairi kini dapat ditanami secara optimal, sehingga hasil panen meningkat secara signifikan. Dampak ekonomi dari program ini mulai dirasakan oleh banyak keluarga, terutama dalam hal stabilitas pendapatan dan pengurangan biaya operasional pertanian.

Namun, dalam semangat berimbang, beberapa warga juga menyampaikan harapan agar program serupa dapat diperluas ke wilayah lain yang masih mengalami keterbatasan infrastruktur. Mereka berharap agar Pemerintah Desa terus melakukan evaluasi dan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan agar pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Program Bankeu Infrastruktur Desa ini juga mendorong semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat. Proses pembangunan melibatkan warga dalam bentuk swadaya tenaga kerja dan pengawasan, menciptakan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan. Hal ini menjadi modal sosial yang penting dalam menjaga keberlanjutan program.

Dengan keberhasilan pelaksanaan program di Kampung Bojong Honje, Pemerintah Desa Pabuaran berharap dapat menjadikan model ini sebagai acuan untuk pembangunan desa yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal. Kepala Desa Deden Aden menegaskan bahwa pembangunan desa harus berakar pada aspirasi masyarakat dan dilaksanakan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan pada kepentingan rakyat.

Pemerintah Desa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan bersama. Sinergi antara pemerintah dan warga menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Desa Pabuaran yang maju, mandiri, dan berdaya saing

Red

Berita Terkait

Kapolres Depok Datang ke Rumah Suderajat Tukang Es Gabus, Beri Hadiah Motor
Kolaborasi Riset UPER: Kembangkan AI untuk Akselerasi Penemuan Kandidat Obat Kanker dan Autoimun
SPI Tetapkan Program Kerja 2026, Targetkan 20 Ribu Basis Petani di Desa
Puluhan Karyawan CV Tredes Indonesia Mengadu ke Disnaker Jepara Terkait PHK Tanpa Pesangon
DPD NasDem Jepara Bekali Kader Pelatihan Rescue, Siap Sigap Hadapi Bencana
Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan, Mahasiswa UPER Rancang Teknologi Pakan Cerdas
BAPERSIPIL: Karakter Sipil Presiden Prabowo Jawab Tuduhan Militerisme
Warga Buaran Duga Aktivitas Tambang Berkontribusi terhadap Banjir, Minta Pemerintah Lakukan Penelusuran
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:13 WIB

Kapolres Depok Datang ke Rumah Suderajat Tukang Es Gabus, Beri Hadiah Motor

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:00 WIB

Kolaborasi Riset UPER: Kembangkan AI untuk Akselerasi Penemuan Kandidat Obat Kanker dan Autoimun

Senin, 26 Januari 2026 - 10:24 WIB

SPI Tetapkan Program Kerja 2026, Targetkan 20 Ribu Basis Petani di Desa

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:05 WIB

Puluhan Karyawan CV Tredes Indonesia Mengadu ke Disnaker Jepara Terkait PHK Tanpa Pesangon

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:39 WIB

DPD NasDem Jepara Bekali Kader Pelatihan Rescue, Siap Sigap Hadapi Bencana

Berita Terbaru