PROF. DR. HAMIDAH ABDULRACHMAN, S.H., M.HUM RESMI DIANGKAT SEBAGAI KETUA DEWAN KEHORMATAN PROFESI WOMEN LAWYER CLUB

- Pewarta

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | BAPERS.ID – Dengan penuh kehormatan dan kebanggaan, Prof. Dr. Hamidah Abdulrachman, S.H., M.Hum resmi diangkat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Profesi Women Lawyer Club (WLC).

Dalam keterangan persnya, Ketua Umum sekaligus Pendiri Women Lawyer Club, Zulfa Andriani, menyampaikan bahwa pengangkatan tersebut merupakan bentuk kepercayaan organisasi atas dedikasi, integritas, serta kontribusi Prof. Hamidah dalam pengembangan etika, profesionalisme, dan marwah profesi hukum di Indonesia.

“Pengangkatan ini adalah wujud apresiasi atas komitmen beliau dalam menjaga nilai-nilai etika profesi serta memperkuat peran advokat perempuan dalam sistem hukum nasional,” ujar Zulfa Andriani.

Dengan kepemimpinan Prof. Hamidah, Dewan Kehormatan Profesi Women Lawyer Club diharapkan semakin kokoh dalam menjaga kode etik advokat, membina anggota, serta menjadi teladan dalam praktik hukum yang berkeadilan dan berintegritas.

Dalam wawancara bersama media, Prof. Dr. Hamidah Abdulrachman menegaskan bahwa Women Lawyer Club bukan sekadar wadah organisasi, melainkan harus menjadi penggerak (catalyst) dalam membentuk lanskap hukum yang lebih substansial, responsif, dan tangguh.

“Women Lawyer Club meneguhkan integritas dan resiliensi hukum melalui pendekatan akademis dan praktis. Kami tidak hanya membentuk sebuah organisasi, tetapi meluncurkan kekuatan intelektual baru. Kehadiran WLC merupakan respons kolektif terhadap kebutuhan mendesak akan penegakan hukum yang tidak hanya patuh prosedur, tetapi juga mengedepankan keadilan dan kemanfaatan,” jelasnya.

Prof. Hamidah memandang Women Lawyer Club sebagai pilar strategis yang berkomitmen untuk:

Membangun Kajian Hukum yang Progresif dan Substantif

WLC bergerak melampaui literasi hukum konvensional dengan melakukan kajian kritis terhadap isu-isu hukum terkini, mengintegrasikan perspektif keadilan gender, serta menghadirkan gagasan solutif bagi penguatan sistem hukum nasional.

Mengembangkan Ruang Diskusi yang Intelektual dan Tangguh

WLC diarahkan menjadi think tank yang mengedepankan diskusi berbasis data, logika, dan empati. Setiap argumen diuji secara konstruktif guna merumuskan pemikiran hukum yang berintegritas.

Menjadi Pusat Informasi Hukum yang Strategis

Di tengah era disrupsi informasi, WLC hadir sebagai penyaring dan pengolah data hukum menjadi strategic intelligence, sehingga anggota memiliki akses terhadap pembaruan hukum yang presisi dan relevan bagi pengembangan profesional.

Menurutnya, perempuan praktisi hukum memiliki sensitivitas unik dalam membaca dan menghadirkan keadilan. Dengan menyatukan kekuatan, Women Lawyer Club berkomitmen memastikan hukum tidak sekadar menjadi aturan yang kaku, tetapi menjadi instrumen yang hidup, melindungi, dan menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

“Mari melangkah bersama, mengawal keadilan, dan memperkuat fondasi hukum bangsa. Hukum adalah keadilan,” tutupnya.

Sumber: Humas dan Publikasi DPP Women Lawyer Club

Penulis: Joko Santoso

Berita Terkait

Belum Seminggu Diluncurkan, Program Asuransi Hukum Dhipa Adista Justicia Law Firm Sudah Dapat Kepercayaan dari Pelaku UKM dan UMKM
Bupati Bogor Rudy Susmanto Adopsi Nilai Kopassus Perkuat Kinerja Pemkab Bogor
Kades Banjarsari Tolak Klarifikasi Tertulis, Keterbukaan Dana Desa untuk Proyek Sumur Bor Jadi Sorotan
Biaya Meroket Tajam, Pakar Petrokimia UPER Soroti Tantangan Berat Industri Plastik
Kapolsek Sukaraja Pantau Langsung Pencarian Anak Tenggelam di Kali Ciliwung
Sorotan Tajam ke Polresta Banyuwangi, Kapolri Diminta Turun Luruskan Proses Hukum
Halal Bihalal Jadi Ajang Konsolidasi, Pemuda Pancasila Jepara Perkuat Soliditas Kader
Puluhan Ketua RT dan RW di Desa Cijujung Resmi Dilantik, Siap Jalankan Tugas Hingga 2031
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:58 WIB

Belum Seminggu Diluncurkan, Program Asuransi Hukum Dhipa Adista Justicia Law Firm Sudah Dapat Kepercayaan dari Pelaku UKM dan UMKM

Sabtu, 25 April 2026 - 17:44 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Adopsi Nilai Kopassus Perkuat Kinerja Pemkab Bogor

Rabu, 22 April 2026 - 17:46 WIB

Kades Banjarsari Tolak Klarifikasi Tertulis, Keterbukaan Dana Desa untuk Proyek Sumur Bor Jadi Sorotan

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Biaya Meroket Tajam, Pakar Petrokimia UPER Soroti Tantangan Berat Industri Plastik

Senin, 20 April 2026 - 17:27 WIB

Kapolsek Sukaraja Pantau Langsung Pencarian Anak Tenggelam di Kali Ciliwung

Berita Terbaru