JAKARTA, BAPERS,ID – Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Menurut Prabowo, pemerintah harus memberikan contoh kesederhanaan kepada masyarakat, terutama karena masih banyak warga yang terdampak bencana di berbagai daerah.
“Kita juga harus memberi contoh, open house atau apa jangan terlalu mewah-mewahan,” ujar Prabowo dalam arahannya kepada para menteri dan pejabat kabinet.
Ia menegaskan sikap sederhana tersebut penting untuk menunjukkan empati kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Karena itu, para pejabat diminta menyesuaikan penyelenggaraan kegiatan Lebaran agar tetap wajar dan tidak berlebihan.
Baca Juga:
SMKN 1 Bojonggede Perkuat Posisi sebagai Sekolah Vokasi Favorit, Pendaftar Capai 1.571 Orang
Mutiara Hikmah BES: Burung, Rezeki, dan Hati Nurani sebagai Bukti Kekuasaan Allah
Garda Prabowo Kota Bogor perkuat struktur adakan rapat Konsolidasi
“Saudara kita di daerah bencana, dan suasana ini kita kasih contoh ke rakyat,” kata dia.
Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa imbauan tersebut bukan berarti seluruh kegiatan open house harus dihentikan. Ia menilai kegiatan sosial seperti itu tetap dapat dilakukan karena juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat.
Prabowo juga menyinggung perkembangan situasi global, khususnya di kawasan Eropa dan Timur Tengah, yang dinilai berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi Indonesia.
Ia mengatakan konflik dan ketegangan geopolitik dapat berdampak pada harga bahan bakar minyak (BBM) di dunia, yang pada akhirnya bisa memicu kenaikan harga pangan.
Baca Juga:
Kab.Bogor Istimewa : lawan gempuran digital dengan mentori Gen Z lewat seni religi
Pemkab Bogor Dan TNI AD Perkuat Sinergi Tangani Sampah dan Antisipasi Kekeringan
Rudy Susmanto Menggelar Rapat Koordinasi Strategis Bahas Integrasi Pembangunan Infrastruktur
“Kita hadapi perkembangan global di kawasan Eropa dan Timur Tengah, dan ini tentunya memberi dampak kepada kita karena akan memengaruhi harga BBM. Harga BBM juga bisa memengaruhi harga makanan,” katanya.
Meski demikian, Prabowo menyebut pemerintah telah mengambil langkah untuk mengamankan ketersediaan pangan nasional. Untuk sektor energi, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai rencana yang akan dipercepat pelaksanaannya.
Presiden juga menekankan pentingnya langkah proaktif pemerintah untuk menghemat konsumsi BBM, meskipun kondisi Indonesia saat ini relatif stabil.
“Kita tidak bisa menganggap bahwa apa pun terjadi kita aman. Kita bersyukur kita aman, tapi kita harus tetap mengurangi konsumsi BBM kita,” pungkasnya.(dkr)
Baca Juga:
Resmi Di Buka SPMB 2026 Kabupaten Bogor, Pantau Info Lengkapnya
Bupati Bogor Tegaskan Komitmen Pembangunan Merata Hingga Pelosok pada Paripurna HJB ke-544
Warga Malasari Antusias Mengikuti Ngubek Empang di HJB ke-544 Bogor







