Presiden Prabowo Larang Pejabat Menggelar Open House Mewah saat Lebaran 

- Pewarta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, BAPERS,ID – Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Menurut Prabowo, pemerintah harus memberikan contoh kesederhanaan kepada masyarakat, terutama karena masih banyak warga yang terdampak bencana di berbagai daerah.

“Kita juga harus memberi contoh, open house atau apa jangan terlalu mewah-mewahan,” ujar Prabowo dalam arahannya kepada para menteri dan pejabat kabinet.

Ia menegaskan sikap sederhana tersebut penting untuk menunjukkan empati kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Karena itu, para pejabat diminta menyesuaikan penyelenggaraan kegiatan Lebaran agar tetap wajar dan tidak berlebihan.

“Saudara kita di daerah bencana, dan suasana ini kita kasih contoh ke rakyat,” kata dia.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa imbauan tersebut bukan berarti seluruh kegiatan open house harus dihentikan. Ia menilai kegiatan sosial seperti itu tetap dapat dilakukan karena juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat.

Prabowo juga menyinggung perkembangan situasi global, khususnya di kawasan Eropa dan Timur Tengah, yang dinilai berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi Indonesia.

Ia mengatakan konflik dan ketegangan geopolitik dapat berdampak pada harga bahan bakar minyak (BBM) di dunia, yang pada akhirnya bisa memicu kenaikan harga pangan.

“Kita hadapi perkembangan global di kawasan Eropa dan Timur Tengah, dan ini tentunya memberi dampak kepada kita karena akan memengaruhi harga BBM. Harga BBM juga bisa memengaruhi harga makanan,” katanya.

Meski demikian, Prabowo menyebut pemerintah telah mengambil langkah untuk mengamankan ketersediaan pangan nasional. Untuk sektor energi, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai rencana yang akan dipercepat pelaksanaannya.

Presiden juga menekankan pentingnya langkah proaktif pemerintah untuk menghemat konsumsi BBM, meskipun kondisi Indonesia saat ini relatif stabil.

“Kita tidak bisa menganggap bahwa apa pun terjadi kita aman. Kita bersyukur kita aman, tapi kita harus tetap mengurangi konsumsi BBM kita,” pungkasnya.(dkr)

 

 

 

 

Berita Terkait

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA
Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum
Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50
Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD PWRI Kabupaten Bogor. 
Progress Pemasangan PJU Jalan Salabenda Berlanjut, Sejumlah Titik Kini Sudah Aktif
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:07 WIB

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:21 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:33 WIB

Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru

Berita Terbaru