Polresta Bogor Kota Gulung 23 Pengedar Narkoba dalam Operasi Antik Lodaya 2025

- Pewarta

Senin, 17 November 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor | BAPERS.IDSatuan Reserse Narkoba Polresta Bogor Kota berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Lodaya 2025 yang digelar pada 6–15 November 2025. Dalam operasi selama 10 hari ini, polisi mengamankan 23 tersangka dari berbagai kasus narkoba dan obat-obatan terlarang.

Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota, AKP Ali Jupri, mengatakan pihaknya menangani 20 laporan polisi dengan rincian dua laporan sabu dan ganja, 10 laporan tembakau sintetis, serta delapan laporan terkait obat keras tertentu dan psikotropika.

Dari 20 kasus tersebut kami mengamankan total 23 tersangka,” ujar AKP Ali Jupri dalam konferensi pers di Mako Polresta Bogor Kota, Senin (17/11/2025).

Jaringan Sabu, Ganja, dan Tembakau Sintetis Terungkap

Untuk kasus sabu dan ganja, polisi meringkus dua tersangka, yaitu RA alias Aheng alias Bro (28) yang masuk Target Operasi (TO), serta FP (35).

Pada kasus tembakau sintetis, terdapat 11 tersangka dari 10 laporan polisi. Beberapa di antaranya merupakan Target Operasi (TO) dan residivis, termasuk MA alias Abang dan F alias Cemen (36).

Sementara itu, laporan terkait obat keras dan psikotropika menghasilkan 9 tersangka berinisial BA, AM, RC, MM, AM, Z, RR, MF, dan FAA.

Dua Residivis Kembali Beraksi

Dua tersangka tercatat sebagai residivis, yakni F alias Cemen, yang sebelumnya terjerat kasus ganja (2014) dan sabu (2020), serta A (29) yang pernah menjalani hukuman 5 tahun 3 bulan pada 2016 atas kasus sabu.

Barang Bukti Melimpah

Dalam operasi ini, polisi mengamankan barang bukti berupa:

  • Sabu: 102,16 gram
  • Ganja: 2.003,13 gram
  • Tembakau sintetis: 1.287,57 gram
  • Obat keras tertentu: 43.470 butir
  • Psikotropika: 575 butir

Jerat Hukum Berat Menanti

Para tersangka dijerat dengan berbagai pasal, mulai dari UU Narkotika, UU Kesehatan, hingga UU Psikotropika, dengan ancaman hukuman antara 5 hingga 20 tahun penjara, serta denda hingga Rp8 miliar, tergantung jenis kasus yang dilakukan.

AKP Ali Jupri mengimbau masyarakat Kota Bogor untuk terus berperan aktif melaporkan peredaran narkoba melalui 110 atau WhatsApp Lapor Pak Kapolres Bogor Kota di 0858-8910-1010.

 

Berita Terkait

Ketua IT Kadin Jaksel Ridwan Rifai : Penjualan Laptop dan PC Lesu di 2026, Harga RAM Jadi Pemicu
Ridwan Rivai Owner PT Captain Laptop Corp ,Sekaligus sebagai Ketua IT Kadin jakarta selatan.Jelaskan Solusi Jual RAM (Dram).
Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah: Pakar UPER Soroti Pergeseran Geopolitik Global dan Mitigasi Bagi Indonesia
Perempuan Tangguh Lulusan Universitas Wijayakusuma Purwokerto, Dwi Kartika Aprillia, S.H., Diamanahkan Memimpin WLC DPC Banyumas
Perempuan Tangguh dan Advokat Profesional, Dini Supartini, S.H., Ditunjuk sebagai Ketua DPC WLC Kabupaten Pasuruan
Bus Angkutan Pegawai di Kabupaten Bogor Dikeluhkan, Diduga Ada Penarikan Iuran Operasional
Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Jepara Jawa Tengah Kembali Mencuat, APH Jangan Tutup Mata
Mengenal Sosok Siti Sopiah, Advokat Perempuan yang Konsisten Perjuangkan Keadilan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:43 WIB

Ketua IT Kadin Jaksel Ridwan Rifai : Penjualan Laptop dan PC Lesu di 2026, Harga RAM Jadi Pemicu

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:36 WIB

Ridwan Rivai Owner PT Captain Laptop Corp ,Sekaligus sebagai Ketua IT Kadin jakarta selatan.Jelaskan Solusi Jual RAM (Dram).

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:18 WIB

Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah: Pakar UPER Soroti Pergeseran Geopolitik Global dan Mitigasi Bagi Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:17 WIB

Perempuan Tangguh Lulusan Universitas Wijayakusuma Purwokerto, Dwi Kartika Aprillia, S.H., Diamanahkan Memimpin WLC DPC Banyumas

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:07 WIB

Bus Angkutan Pegawai di Kabupaten Bogor Dikeluhkan, Diduga Ada Penarikan Iuran Operasional

Berita Terbaru