Mensesneg: Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung Hingga Kapolri, Ingin Laporan Situasi Terkini

- Pewarta

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA ,BAPERS.ID – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto memanggil Jaksa Agung, Kapolri, dan Menteri Pertahanan pada Sabtu malam. Menurutnya, pertemuan itu dilakukan agar Presiden memperoleh laporan langsung mengenai perkembangan situasi yang sedang terjadi.

Prasetyo mengatakan kepala negara ingin memastikan seluruh informasi yang diterimanya berasal dari pejabat terkait sehingga dapat menjadi dasar dalam mengambil langkah selanjutnya.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto memanggil Jaksa Agung, Kapolri, dan Menteri Pertahanan pada Sabtu malam. Menurutnya, pertemuan itu dilakukan agar Presiden memperoleh laporan langsung mengenai perkembangan situasi yang sedang terjadi.

Prasetyo mengatakan kepala negara ingin memastikan seluruh informasi yang diterimanya berasal dari pejabat terkait sehingga dapat menjadi dasar dalam mengambil langkah selanjutnya.

“Ya kan karena ada sebuah kejadian ya tentu beliau ingin mendapatkan laporan,” kata Prasetyo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Saat ditanya mengenai keinginan Presiden agar situasi tidak menimbulkan kegaduhan, Prasetyo menjelaskan Prabowo selalu menekankan pentingnya menjaga stabilitas nasional.

Menurutnya, stabilitas menjadi salah satu syarat utama untuk mendukung pembangunan ekonomi dan menjaga kepercayaan masyarakat.

“Ya sebenarnya tidak hanya kalau bicaranya masalah kegaduhan kan sebenarnya tidak hanya berkenaan dengan masalah ini ya berulang kali juga beliau menyampaikan kami para menteri Bapak Presiden selaku pemerintah syarat untuk yang tadi kami sampaikan membangun ekonomi itu salah satunya adalah stabilitas,” ujarnya.

Pertemuan tersebut berlangsung di tengah mencuatnya kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Dalam perkara itu, Febrie telah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidikan awal dilakukan oleh Polri yang menggeledah 12 lokasi di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, hingga Sentul, Bogor.

Dari rangkaian penggeledahan tersebut, polisi menyita uang tunai lebih dari Rp500 miliar dalam berbagai mata uang serta 74 kilogram emas batangan.

Belakangan, penanganan perkara dialihkan kepada Kejaksaan Agung. Kasus tersebut kini juga berada di bawah supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pengawasan Komisi III DPR RI melalui panitia kerja (Panja).

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman sebelumnya menegaskan perkara yang menyeret aparat penegak hukum tersebut berkaitan dengan oknum, bukan institusi

“Ada beberapa hal yang diumumkan. Pertama, Komisi III mengambil inisiatif, memastikan kasus yang kemarin-kemarin banyak diberitakan bisa berjalan dengan koridor hukum dan diusut tuntas secara hukum,” kata Habiburokhman dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Sabtu (11/7/26) (dkr)

 

 

 

Berita Terkait

Presiden Prabowo Nyampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kejati, SumSel untuk Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Sumsel
Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Gudang Penampungan CPO di Banyuasin Jadi Sorotan Warga
Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina
Advokat Victor Harianja SH MH: Klien Akan Rawat Rumah yang Jadi Objek Sengketa Sambil Menunggu Putusan Pengadilan
Jumat Bersih, Kecamatan Seberang Ulu II Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase di Kelurahan Sentosa
VIRAL! Proyek Talud Drainase Rp249 Juta di Palembang Jadi Sorotan, Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi hingga Insiden Dugaan Pemberian Uang kepada Wartawan Memicu Desakan Audit
Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Sinergi dengan KONI untuk Tingkatkan Prestasi Olahraga Kabupaten Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:20 WIB

Mensesneg: Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung Hingga Kapolri, Ingin Laporan Situasi Terkini

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:57 WIB

Presiden Prabowo Nyampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:23 WIB

Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kejati, SumSel untuk Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Sumsel

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:42 WIB

Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Gudang Penampungan CPO di Banyuasin Jadi Sorotan Warga

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:57 WIB

Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina

Berita Terbaru