Bupati Pekalongan Diamankan KPK dalam OTT Jelang Akhir Masa Jabatan

- Pewarta

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAPERSB.ID – Operasi Tangkap Tangan (OTT) kembali digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, tim penindakan lembaga antirasuah tersebut bergerak di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dan mengamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Penindakan dilakukan secara tertutup pada Selasa (3/3/2026). Selain kepala daerah, sejumlah pihak lain turut diamankan dalam operasi tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya giat OTT di Pekalongan. Namun ia belum merinci perkara yang menjadi dasar penindakan.

“Tim mengamankan beberapa pihak di wilayah Pekalongan, salah satunya Bupati,” ujarnya kepada wartawan.

Masih Didalami

Hingga saat ini, KPK belum mengungkap konstruksi perkara maupun barang bukti yang diamankan. Dugaan sementara, OTT tersebut berkaitan dengan praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Seluruh pihak yang terjaring operasi langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK. Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

Di Ujung Masa Jabatan

Penangkapan ini menjadi sorotan karena terjadi menjelang berakhirnya masa jabatan Fadia Arafiq sebagai Bupati Pekalongan. Ia diketahui mulai menjabat pada 27 Juni 2021 dan dijadwalkan menyelesaikan tugasnya pada 27 Juni 2026.

Alih-alih menutup periode kepemimpinannya dengan capaian pembangunan, karier politiknya kini berada di bawah bayang-bayang proses hukum.

Publik pun menanti penjelasan resmi dari KPK terkait dugaan perkara yang menjerat kepala daerah tersebut.

Red

Berita Terkait

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA
Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum
Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50
Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD PWRI Kabupaten Bogor. 
Progress Pemasangan PJU Jalan Salabenda Berlanjut, Sejumlah Titik Kini Sudah Aktif
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:07 WIB

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:21 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:33 WIB

Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru

Berita Terbaru