Bendungan Buyutan Dibongkar Sepihak, Petani Srikandang Kehilangan Sumber Air Irigasi

- Pewarta

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara | BAPERS.ID – Konflik antara kelompok petani dan oknum perangkat desa mengguncang Desa Srikandang, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Para petani menuding Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa, Inisial( Mz) telah melakukan pembongkaran dan pencurian material besi Bendungan Buyutan yang selama ini menjadi sumber utama irigasi sawah mereka.

Bendungan Buyutan yang dibangun secara swadaya oleh warga dibongkar secara sepihak oleh MZ menggunakan alat berat. Akibat tindakan tersebut, aliran air tersumbat dan ratusan hektare sawah di Desa Srikandang mengalami kekeringan.

Peristiwa pembongkaran terjadi pada awal September 2025 dan memicu protes dari para petani. Mereka menilai tindakan itu sebagai penyalahgunaan kewenangan serta perusakan fasilitas umum yang merugikan masyarakat.

Salah seorang petani mengungkapkan, pembongkaran dilakukan tanpa izin dan tanpa musyawarah. “Bendung dijebol tanpa izin, tanpa musyawarah, dan kami malah diancam ketika menegur,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, para petani menggelar audiensi dengan Pemerintah Desa Srikandang pada Senin (13/10/2025). Dalam pertemuan itu, mereka menuntut agar bendungan dikembalikan seperti semula dan fungsi irigasi segera dipulihkan.

Pihak Dinas PUPR Kabupaten Jepara menyatakan akan memfasilitasi permintaan petani melalui program peningkatan jaringan irigasi. Sementara itu, Pemerintah Desa Srikandang berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil rapat dan memperbaiki bendungan secara permanen agar air kembali mengalir normal.

Perwakilan Dinas PUPR menegaskan, penggunaan alat berat tanpa izin dan tindakan perusakan fasilitas umum akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Yuda

Penulis : Yuda

Editor : Rudy

Berita Terkait

Ketua IT Kadin Jaksel Ridwan Rifai : Penjualan Laptop dan PC Lesu di 2026, Harga RAM Jadi Pemicu
Ridwan Rivai Owner PT Captain Laptop Corp ,Sekaligus sebagai Ketua IT Kadin jakarta selatan.Jelaskan Solusi Jual RAM (Dram).
Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah: Pakar UPER Soroti Pergeseran Geopolitik Global dan Mitigasi Bagi Indonesia
Perempuan Tangguh Lulusan Universitas Wijayakusuma Purwokerto, Dwi Kartika Aprillia, S.H., Diamanahkan Memimpin WLC DPC Banyumas
Perempuan Tangguh dan Advokat Profesional, Dini Supartini, S.H., Ditunjuk sebagai Ketua DPC WLC Kabupaten Pasuruan
Bus Angkutan Pegawai di Kabupaten Bogor Dikeluhkan, Diduga Ada Penarikan Iuran Operasional
Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Jepara Jawa Tengah Kembali Mencuat, APH Jangan Tutup Mata
Mengenal Sosok Siti Sopiah, Advokat Perempuan yang Konsisten Perjuangkan Keadilan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:43 WIB

Ketua IT Kadin Jaksel Ridwan Rifai : Penjualan Laptop dan PC Lesu di 2026, Harga RAM Jadi Pemicu

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:36 WIB

Ridwan Rivai Owner PT Captain Laptop Corp ,Sekaligus sebagai Ketua IT Kadin jakarta selatan.Jelaskan Solusi Jual RAM (Dram).

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:18 WIB

Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah: Pakar UPER Soroti Pergeseran Geopolitik Global dan Mitigasi Bagi Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:17 WIB

Perempuan Tangguh Lulusan Universitas Wijayakusuma Purwokerto, Dwi Kartika Aprillia, S.H., Diamanahkan Memimpin WLC DPC Banyumas

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:07 WIB

Bus Angkutan Pegawai di Kabupaten Bogor Dikeluhkan, Diduga Ada Penarikan Iuran Operasional

Berita Terbaru