Ratusan Pendidik Ikuti Pelatihan Kurikulum Adab di Depok

- Pewarta

Minggu, 12 April 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok | BAPERS.ID – Suasana berbeda terasa di kawasan Science Techno Park Universitas Indonesia (UI), Depok. Lebih dari 100 pendidik dari berbagai daerah di Indonesia hingga Kedah, Malaysia, berkumpul baik secara langsung maupun daring dalam sebuah pelatihan bertajuk Kurikulum Adab: Dari Nilai ke Implementasi.

Peserta yang hadir cukup beragam, mulai dari guru PAUD hingga dosen perguruan tinggi. Hal ini menunjukkan satu hal penting: kesadaran akan pentingnya adab dalam pendidikan semakin menguat, terutama di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

Dalam pelatihan ini, para narasumber menekankan bahwa pendidikan tidak cukup hanya membuat siswa “pintar”. Lebih dari itu, pendidikan harus mampu membentuk karakter dan adab. Tanpa adab, ilmu bisa kehilangan arah dalam praktik kehidupan sehari-hari.

Salah satu pemateri, Dr. Ali Saman Hasan, menjelaskan bahwa konsep Maqāṣid al-Adab menjadi kunci untuk menghubungkan nilai dengan tindakan nyata. Artinya, apa yang diajarkan tidak berhenti di teori, tetapi benar-benar hidup dalam perilaku.

Senada dengan itu, Prof. Taufik Kasturi menegaskan bahwa pembentukan adab tidak bisa instan. Diperlukan sistem yang kuat, mulai dari kurikulum yang jelas, budaya sekolah, keteladanan guru, hingga pembiasaan yang konsisten.

Menariknya, pelatihan ini tidak hanya berisi teori. Para peserta juga diajak langsung menyusun kurikulum dan rencana implementasi yang bisa diterapkan di lembaga masing-masing.

Kegiatan ini digagas oleh KOPIN (Konsorsium Pendidikan Islam Internasional), yang terus mendorong lahirnya pendidikan Islam berstandar global. Melalui kolaborasi, pelatihan, dan jejaring internasional, KOPIN berkomitmen membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beradab dan siap bersaing di tingkat dunia.

Dengan semangat “Educating Leaders, Building Civilization”, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pendidikan yang lebih utuh menggabungkan ilmu, nilai, dan karakter dalam satu kesatuan ***

Red

Berita Terkait

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA
Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum
Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50
Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD PWRI Kabupaten Bogor. 
Progress Pemasangan PJU Jalan Salabenda Berlanjut, Sejumlah Titik Kini Sudah Aktif
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:07 WIB

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:21 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:33 WIB

Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru

Berita Terbaru