Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan, Mahasiswa UPER Rancang Teknologi Pakan Cerdas

- Pewarta

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta | BAPERS.ID Di Indonesia, ikan lele merupakan salah satu sumber pangan yang telah mengakar kuat dalam konsumsi sehari-hari masyarakat, mulai dari warung makan skala kecil hingga rumah tangga

Tingginya tingkat konsumsi ini sejalan dengan kinerja sektor budidaya, di mana produksi nasional lele pada tahap pembesaran mencapai 1.157.755 ton pada tahun 2024. Capaian tersebut menempatkan ikan lele sebagai komoditas budidaya air tawar terbesar kedua di Indonesia setelah ikan nila (Kementerian Kelautan dan Perikanan, 2024).

Di balik tingginya tingkat produksi dan peran strategis ikan lele dalam sistem pangan nasional, potensi besar yang menjadi tulang punggung ekonomi pembudidaya ikan ini masih dihadapkan pada berbagai tantangan struktural.

Kehilangan dan pemborosan pangan ikan (aquatic food loss and waste) secara global diperkirakan mencapai 14–15% dari total produksi perikanan, yang terutama dipicu oleh persoalan teknis, lemahnya manajemen produksi, serta kendala distribusi (World Economic Forum, 2024).

Menjawab tantangan tersebut, Adelard Zafri Ramadhan dan M. Syaifullah Yusuf Habibi, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Pertamina (UPER), merancang teknologi Smart Feeding System berbasis Internet of Things (IoT), yaitu sistem yang memungkinkan alat saling terhubung dan bekerja secara otomatis.

Teknologi ini dikembangkan untuk mengatasi permasalahan utama dalam budidaya ikan, khususnya ketidakefisienan pemberian pakan serta keterbatasan pemantauan kondisi kolam secara langsung dan berkelanjutan.

“Berdasarkan hasil riset kami, keterlambatan serta kelebihan pemberian pakan ikan dapat menyebabkan ketidaksempurnaan nutrisi yang didapatkan pada ikan. Serta jika terjadi kelebihan pakan maka sisa pakan akan mencemari air, hasilnya akan berdampak pada ikan yang sakit dan mati,” ungkap Adelard.

Prototipe Smart Feeding System ini menggunakan berbagai perangkat yang saling terhubung, seperti alat pengendali utama, sensor untuk membaca kualitas air, serta penggerak pakan. Seluruh sistem terhubung dengan aplikasi digital Blynk, sehingga pemberian pakan ikan dapat dilakukan secara otomatis.

Melalui aplikasi tersebut, pembudidaya dapat memantau kondisi kolam—termasuk tingkat keasaman air—dan mengendalikan sistem dari jarak jauh secara lebih mudah dan terkontrol.

“Dalam tahap pengujian, sistem mampu menjaga kualitas air kolam tetap stabil pada pH 6,5–8,0, yang aman bagi ikan, serta menjalankan pemberian pakan secara tepat sesuai perintah dari aplikasi. Setiap perintah dapat langsung dijalankan oleh alat, sehingga proses pemberian pakan menjadi lebih teratur, responsif, dan mudah dikendalikan,” tambah Adel

Inovasi tersebut dipamerkan dalam Innovation and Design Exhibition of Electrical Engineering (IDEEE) 2026. IDEEE sendiri merupakan pameran teknologi inovasi karya mahasiswa Teknik Elektro UPER. Pada tahun 2026

Pameran tersebut menampilkan sejumlah karya mahasiswa dari dua mata kuliah yaitu Mikrokontroler sejumlah 10 kelompok dan Capstone Desain sejumlah 12 kelompok.

“Pameran IDEEE menjadi wadah bagi mahasiswa menghadirkan inovasi yang menjawab tantangan nyata. Melalui mata kuliah Capstone Design di Program Studi Teknik Elektro Universitas Pertamina, mahasiswa mengintegrasikan keilmuan teknis, kebutuhan masyarakat, dan perspektif keberlanjutan.

Sebanyak sembilan karya inovatif turut dipamerkan, mulai dari sistem pemungutan sampah otomatis berbasis PLTS hingga smart portable electric cooler box untuk transplantasi organ,” pungkas Muhammad Abdillah, S.T., M.T., Dr. Eng., Ketua Program Studi Teknik Elektro UPER.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., yang hadir dalam kegiatan tersebut turut memberikan apresiasi terhadap inovasi karya mahasiswa.

“Selama satu dekade berdiri, Universitas Pertamina berkomitmen menjadi kampus energi dan teknologi yang menjadi pusat inovasi dan keberlanjutan. Komitmen ini sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengembangan teknologi yang berorientasi pada efisiensi energi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Prof. Wawan.

Universitas Pertamina terus membuka peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi berkelanjutan.

Informasi pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui pmb.universitaspertamina.ac.id.

 

Irawan

Berita Terkait

SPI Tetapkan Program Kerja 2026, Targetkan 20 Ribu Basis Petani di Desa
Puluhan Karyawan CV Tredes Indonesia Mengadu ke Disnaker Jepara Terkait PHK Tanpa Pesangon
DPD NasDem Jepara Bekali Kader Pelatihan Rescue, Siap Sigap Hadapi Bencana
BAPERSIPIL: Karakter Sipil Presiden Prabowo Jawab Tuduhan Militerisme
Warga Buaran Duga Aktivitas Tambang Berkontribusi terhadap Banjir, Minta Pemerintah Lakukan Penelusuran
Longsor Terjang Jepara, Badan Jalan Amblas 50 Meter, Ribuan Warga Desa Tempur Terisolasi
PP Muhammadiyah Tekankan Kedewasaan Terima Kritik Terkait Polemik Materi Stand-up Panji
Prof. Eggi Sudjana: Indonesia Harus Teguh Bela Kedaulatan Negara Pasca Penangkapan Presiden Venezuela
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 10:24 WIB

SPI Tetapkan Program Kerja 2026, Targetkan 20 Ribu Basis Petani di Desa

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:05 WIB

Puluhan Karyawan CV Tredes Indonesia Mengadu ke Disnaker Jepara Terkait PHK Tanpa Pesangon

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:39 WIB

DPD NasDem Jepara Bekali Kader Pelatihan Rescue, Siap Sigap Hadapi Bencana

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:34 WIB

Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan, Mahasiswa UPER Rancang Teknologi Pakan Cerdas

Senin, 12 Januari 2026 - 05:31 WIB

Warga Buaran Duga Aktivitas Tambang Berkontribusi terhadap Banjir, Minta Pemerintah Lakukan Penelusuran

Berita Terbaru