Petani Belum Sejahtera, Yuda Agus Ariyanto Dorong Peran Koperasi dan Negara

- Pewarta

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara | BAPERS.ID Di tengah gencarnya program pertanian yang digaungkan pemerintah, kenyataan di lapangan masih jauh dari kata sejahtera. Banyak petani di Jawa Tengah masih berjuang sekadar untuk bertahan hidup, bahkan sebagian belum merasakan peningkatan ekonomi sama sekali.

Ketua Koperasi Serikat Petani Indonesia (SPI) Wilayah Jawa Tengah, Yuda Agus Ariyanto, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa isu kesejahteraan petani kerap berhenti pada slogan.
Ia berharap pada tahun 2026 Pemerintah benar-benar menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi kehidupan petani.

“Masih banyak petani yang hidupnya tidak berubah. Ada yang bahkan masih berada di titik nol,” kata Yuda, Jumat (2/12026)

Yuda menyebut koperasi petani sebagai salah satu solusi konkret untuk memperbaiki kondisi tersebut. Menurutnya, koperasi mampu memperkuat posisi petani, mulai dari peningkatan produksi, pengelolaan usaha tani, hingga pemasaran hasil panen.

“Dengan koperasi, petani bisa belajar mengelola usaha secara kolektif, punya akses modal, serta meningkatkan kemampuan teknis. Ini penting agar petani tidak terus bergantung pada tengkulak,” ujarnya.

Namun demikian, Yuda menegaskan bahwa koperasi tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan negara. Ia menilai pemerintah masih memegang peran sentral dalam menciptakan ekosistem pertanian yang adil dan berkelanjutan.

“Petani membutuhkan kebijakan yang nyata, seperti subsidi pupuk yang tepat sasaran, irigasi yang layak, dan akses pasar yang jelas. Tanpa keberpihakan pemerintah, kesejahteraan petani akan sulit terwujud,” tegasnya.

Yuda berharap pemerintah ke depan lebih serius melibatkan koperasi dan petani dalam perumusan kebijakan pertanian, agar kesejahteraan petani tidak lagi sekadar menjadi janji tahunan.

Red

Berita Terkait

SPI Tetapkan Program Kerja 2026, Targetkan 20 Ribu Basis Petani di Desa
Puluhan Karyawan CV Tredes Indonesia Mengadu ke Disnaker Jepara Terkait PHK Tanpa Pesangon
DPD NasDem Jepara Bekali Kader Pelatihan Rescue, Siap Sigap Hadapi Bencana
Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan, Mahasiswa UPER Rancang Teknologi Pakan Cerdas
BAPERSIPIL: Karakter Sipil Presiden Prabowo Jawab Tuduhan Militerisme
Warga Buaran Duga Aktivitas Tambang Berkontribusi terhadap Banjir, Minta Pemerintah Lakukan Penelusuran
Longsor Terjang Jepara, Badan Jalan Amblas 50 Meter, Ribuan Warga Desa Tempur Terisolasi
PP Muhammadiyah Tekankan Kedewasaan Terima Kritik Terkait Polemik Materi Stand-up Panji
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 10:24 WIB

SPI Tetapkan Program Kerja 2026, Targetkan 20 Ribu Basis Petani di Desa

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:05 WIB

Puluhan Karyawan CV Tredes Indonesia Mengadu ke Disnaker Jepara Terkait PHK Tanpa Pesangon

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:39 WIB

DPD NasDem Jepara Bekali Kader Pelatihan Rescue, Siap Sigap Hadapi Bencana

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:34 WIB

Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan, Mahasiswa UPER Rancang Teknologi Pakan Cerdas

Senin, 12 Januari 2026 - 05:31 WIB

Warga Buaran Duga Aktivitas Tambang Berkontribusi terhadap Banjir, Minta Pemerintah Lakukan Penelusuran

Berita Terbaru