H-2 Tenggat Kontrak, Proyek Revitalisasi Stadion Mini Persikabo Masih Jauh dari Selesai — LSM Wacana Desak Sanksi Tegas untuk PT Manggusu Waru Nusantara (MWN)

- Pewarta

Jumat, 21 November 2025 - 05:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor | BAPERS.ID -LSM Wacana meninjau proyek revitalisasi Stadion Mini Persikabo pada 20 November 2025 dan mendapati pekerjaan masih jauh dari selesai meski masa kontrak hanya tersisa dua hari. Banyak bagian yang seharusnya sudah tuntas masih dibiarkan terbengkalai, sehingga memunculkan keraguan besar terhadap komitmen PT Manggusu Waru Nusantara (MWN) dalam memenuhi kewajibannya.

Merujuk pada Perpres 16/2018 jo. Perpres 12/2021 serta Peraturan LKPP 9/2021 tentang e-Katalog, LSM Wacana secara tegas meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor untuk memutus kontrak PT MWN dan memastikan pembayaran hanya dilakukan sesuai pekerjaan riil yang terbukti di lapangan. Regulasi tersebut menegaskan bahwa pengadaan barang/jasa wajib dibayar berdasarkan progres terverifikasi, bukan laporan administratif yang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Apalagi selama masa pengerjaan, cuaca relatif stabil dan material mudah diperoleh, sehingga tidak ada alasan kuat bagi keterlambatan.

LSM Wacana menilai publik kini menyoroti Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai pemilik proyek yang berkewajiban menjamin pekerjaan berjalan profesional. Ketidaksesuaian antara kontrak dan kondisi lapangan otomatis menimbulkan pertanyaan serius tentang lemahnya pengawasan dan manajemen proyek di tubuh pemerintah daerah.

Sebagai bentuk pengawasan publik, LSM Wacana telah mengirim tiga surat resmi kepada Kadispora Kabupaten Bogor untuk meminta salinan RAB dan kontrak kerja, namun tidak pernah direspons, termasuk ketika dihubungi melalui WhatsApp. Dengan legal standing yang sah, pengabaian ini dapat berujung pada proses hukum karena tidak membuka dokumen pengadaan merupakan pelanggaran terhadap kewajiban keterbukaan informasi publik. Minimnya transparansi ini justru memperkuat dugaan bahwa ada hal yang sengaja disembunyikan.

LSM Wacana menegaskan tidak akan mundur dalam mengawal kasus ini. Proyek bernilai miliaran rupiah tidak boleh dibiarkan menjadi beban anggaran akibat kelalaian, ketertutupan, dan kegagalan manajemen. Anggaran negara harus dipakai sebagaimana mestinya jelas, terukur, dan sesuai hasil kerja nyata.

Dedy

Berita Terkait

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA
Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum
Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50
Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD PWRI Kabupaten Bogor. 
Progress Pemasangan PJU Jalan Salabenda Berlanjut, Sejumlah Titik Kini Sudah Aktif
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:07 WIB

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:21 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:33 WIB

Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru

Berita Terbaru