BAPERS.ID – Pemerintah Desa Tedunan, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, membangun jembatan di Kali Brang Wetan dengan ukuran 8 x 2,5 meter menggunakan Dana Desa (DD) 2025 senilai Rp 37.220.000, termasuk pajak. Jembatan ini bertujuan meningkatkan sarana prasarana pertanian di desa tersebut.
Namun, pembangunan jembatan ini mengalami masalah serius. Jembatan yang baru dibangun menunjukkan kondisi melengkung ke bawah di bagian tengahnya, yang dikenal sebagai “angklek”. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa pengerjaannya dilakukan secara sembarangan oleh Tim Pelaksana Kegiatan desa setempat.

Baca Juga:
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum
*Detail Pembangunan*
– *Tujuan*: Meningkatkan sarana prasarana pertanian
Baca Juga:
Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50
Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru
– *Lokasi*: Kali Brang Wetan, Desa Tedunan, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara
– *Ukuran*: Panjang 8 meter, lebar 2,5 meter
– *Sumber Anggaran*: Dana Desa (DD) tahun 2025
– *Anggaran*: Rp 37.220.000 (termasuk pajak)
Baca Juga:
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD PWRI Kabupaten Bogor.
Progress Pemasangan PJU Jalan Salabenda Berlanjut, Sejumlah Titik Kini Sudah Aktif
Permasalahan
– Jembatan yang baru dibangun sudah dalam kondisi “angklek” atau melengkung ke bawah di bagian tengahnya
– Indikasi bahwa pengerjaan pembangunan dilakukan secara asal-asalan oleh Tim Pelaksana Kegiatan desa
Masyarakat Desa Tedunan berharap agar pemerintah desa dapat memperbaiki jembatan ini dan memastikan bahwa pengerjaannya dilakukan dengan profesional dan sesuai standar.
Yuda
Penulis : Yuda
Editor : Rudy







