KPK Luncurkan Sistem Deteksi Dini untuk Awasi Dana Program Makan Bergizi Gratis

- Pewarta

Selasa, 2 September 2025 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | BAPERS ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pentingnya langkah pencegahan sejak awal agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Dalam peluncuran Sistem Deteksi Dini Penyalahgunaan Dana MBG (Detak MBG) di Gedung Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Jakarta, Kamis (28/8), Wakil Ketua KPK Agus Joko Pramono menekankan bahwa keberhasilan MBG bukan semata diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari bagaimana anggaran dikelola dengan penuh integritas.

Sejak Maret 2025, KPK secara konsisten melakukan intervensi pencegahan korupsi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga strategis dalam pemenuhan gizi masyarakat, sebagaimana diamanatkan UU No. 19 Tahun 2019.

KPK mengidentifikasi sejumlah potensi kerawanan dalam pelaksanaan MBG. Di antaranya, penentuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai masih eksklusif dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, proses pengajuan dan verifikasi calon mitra yang belum optimal, serta adanya proposal yang tidak sesuai dengan kondisi lapangan.

Agus menegaskan, BGN seharusnya lebih berperan sebagai pengawas dan pengendali sistem, bukan hanya terlibat dalam aspek operasional maupun sebagai pemasok. Transparansi pengelolaan data, mekanisme pelaporan, serta pelibatan masyarakat dipandang sebagai kunci untuk memitigasi risiko penyimpangan dana MBG.

Yuda

Berita Terkait

Puluhan Ketua RT dan RW di Desa Cijujung Resmi Dilantik, Siap Jalankan Tugas Hingga 2031
Krisis Iklim di Hari Nelayan, Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir
Ratusan Pendidik Ikuti Pelatihan Kurikulum Adab di Depok
Cegah Cyberbullying, Dosen dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Gelar Pelatihan Etika Digital di SMK Kesuma Bangsa 2 Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan ASN Wajib Responsif, Profesional, dan Berorientasi Pelayanan Publik
Bupati Bogor Rudy Susmanto Apresiasi Selulruh Insan Pemasyarakatan Atas Dedikasi Dan Pengabdian Yang Tulus 
Pemkab Bogor Bersama BPSDMP Komdigi Tingkatkan Skill Pengelola Koperasi Merah Putih Dalam Pemasaran Digital
Bupati Bogor Rudy Susmanto Menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:05 WIB

Puluhan Ketua RT dan RW di Desa Cijujung Resmi Dilantik, Siap Jalankan Tugas Hingga 2031

Senin, 13 April 2026 - 12:00 WIB

Krisis Iklim di Hari Nelayan, Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir

Minggu, 12 April 2026 - 13:21 WIB

Ratusan Pendidik Ikuti Pelatihan Kurikulum Adab di Depok

Sabtu, 11 April 2026 - 06:01 WIB

Cegah Cyberbullying, Dosen dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Gelar Pelatihan Etika Digital di SMK Kesuma Bangsa 2 Depok

Rabu, 8 April 2026 - 22:59 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Apresiasi Selulruh Insan Pemasyarakatan Atas Dedikasi Dan Pengabdian Yang Tulus 

Berita Terbaru

NASIONAL

Ratusan Pendidik Ikuti Pelatihan Kurikulum Adab di Depok

Minggu, 12 Apr 2026 - 13:21 WIB