Pungutan liar (pungli) di Pasar Suryakencana, Kota Bogor, yang berujung pada tindak kekerasan Perlu Di tindak Aparat Kepolisian

- Pewarta

Minggu, 9 Februari 2025 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor | BAPERS.ID – Pungutan liar (Pungli ) atau pungutan ilegal terjadi di Pasar Kota Bogor khususnya Pasar Suryakencana Kota Bogor yang sampai terjadi tindak Kekerasan

Hingga mengakibatkan Korban Keluarga Ketua Umum Ormas yang berada di kota Bogor pada Sabtu (8/2/2025)

N seorang korban tindak pemerasan dengan kekerasan oleh orang tidak dikenal di Pasar Suryakencana menyampaikan kronologi kejadiannya
“Saat berjualan datanglah 3 orang meminta uang 600k dengan dalih untuk jalur, jelas saya tolak, terjadilah adu mulut dan fisik sehingga saya dikeroyok bertiga ini sangat tidak manusiawi,”jelas N korban

“Ayah saya dihantam kepalanya dengan helm dia, ibu saya melerai malahan kena hantam dan jatuh,” tambahnya.

Ibu dan Ayah korban berharap di semua pasar kota Bogor bersih dari Narkoba dan pungli apapun alasannya.

“Kami berharap usut tuntas pelaku kejahatan ini, pasar kota Bogor harus bersih dari Narkoba dan Pungli,” harap orangtua korban selaku Ketua Umum Ormas yang ada di Kota Bogor.

Sementara Sekretaris umum BBR Kota Bogor mengatakan bahwa kejadiannya diambil hikmahnya dengan harapan harus diberantas pungli premanisme di Kota Bogor sampai akar akarnya.

Masih di tempat yang sama Ketua PWRI Kab. Bogor Rohmat Selamat dalam pendampingan korban di Polresta Bogor mengatakan mengutuk keras perbuatan pemerasan dengan tindak kekerasan segera pihak berwajib ambil tindakan tegas jangan sampai ada korban korban lainnya.

Pihak kepolisian harus segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Selain itu, pengawasan ketat dan tindakan preventif terhadap pungli di pasar-pasar Kota Bogor perlu diperkuat.

” Masyarakat pun diharapkan berani melaporkan praktik semacam ini agar tidak semakin merajalela, “pungkas nya

Penulis : Dedy

Editor : Rudy

Berita Terkait

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA
Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum
Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50
Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD PWRI Kabupaten Bogor. 
Progress Pemasangan PJU Jalan Salabenda Berlanjut, Sejumlah Titik Kini Sudah Aktif
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:07 WIB

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:21 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:33 WIB

Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru

Berita Terbaru