Bambang Soesatyo Apresiasi Kesiapan Kementerian Pertanian dalam Program Makan Bergizi Gratis

- Pewarta

Rabu, 7 Agustus 2024 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bertemu Menteri Pertanian Amran Sulaiman, di Kantor Kementerian Pertanian. (Instagram.com @bambang.soesatyo)

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bertemu Menteri Pertanian Amran Sulaiman, di Kantor Kementerian Pertanian. (Instagram.com @bambang.soesatyo)

INDONESIARAYA.CO.ID  – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi kesiapan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam merealisasikan program makan bergizi gratis.

Program ini dicanangkan Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka.

Sedangkan kesiapan Kementan salah satunya melalui peningkatan produksi berbagai bahan pangan.

“Misalnya, target produksi pangan pada 2025 meliputi padi sebanyak 56,05 juta ton, jagung KA(kadar air 28 persen sebanyak 22,59 juta ton.”

“Kedelai 350 ribu ton, ubi jalar 1,57 juta ton, kacang tanah 351 ribu ton dan kacang hijau 166 ribu ton, serta 56 juta ton untuk gabah kering giling, jagung kurang lebih 22 juta ton.”

“Kemudian kedelai, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, serta kacang hijau,” kata Bamsoet, sapaan karibnya, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (6/9/2024).

Hal itu disampaikannya usai bertemu Menteri Pertanian Amran Sulaiman, di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta.

Selain memberikan gizi yang dibutuhkan para anak, dia menjelaskan bahwa program makan bergizi akan memberikan banyak manfaat.

Di antaranya, memberikan efek ganda (multiplier effect) yang besar bagi lapangan pekerjaan baru khususnya di sektor pangan.

Seperti petani, peternakan sapi perah, menggerakkan perekonomian masyarakat desa, dan membawa pengaruh bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

“Makan bergizi tidak berdiri tunggal. Makan bergizi adalah hilir, hulunya adalah ada bawang, ada cabai, ada beras, ada telur, ada ikan, ada ayam.”

“Semuanya diharapkan dapat dipenuhi dalam negeri. Jika seluruh bahannya dipenuhi dari dalam negeri, maka bisa memberikan keuntungan untuk petani,” tuturnya.

Dia mengatakan program makan bergizi gratis juga akan membuat program belajar mengajar berjalan efektif.

Mengingat sebesar 41 persen atau sekitar 18 juta anak di Indonesia pergi sekolah dengan perut kosong.

Selain itu, lanjut dia, program makan bergizi gratis dapat mengatasi kelaparan dan malnutrisi di Indonesia.

Dia menuturkan bahwa berdasarkan laporan Global Hunger Index 2023, Indonesia menempati peringkat ke-77 dengan skor 17,6 dari 125 negara di dunia.

“Selain mengatasi kelaparan, program makan bergizi gratis juga bisa mengatasi berbagai permasalahan gizi buruk.”

“Pada tahun 2024 ini diperkirakan sekitar 6,5 persen dari populasi mengalami kekurangan gizi atau undernourished yang melibatkan kurang lebih 17,7 juta orang.”

“Menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk kurang gizi tertinggi di Asia Tenggara,” kata dia.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Haibisnis.com dan Infoemiten.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Halloup.com dan Harianjayakarta.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 08531555778808781555778808111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

28 Asosiasi Dunia Usaha Hantarkan Sulhajji Jompa Ambil Formulir Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor
Warga Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Volume Jalan Rabat Beton di Karang Anyar Banyuasin
Warga Karang Agung PALI Soroti Dugaan Peredaran Narkotika dan Ancaman Senjata Tajam
MUTIARA HIKMAH BES: JANGAN HANYA MENGHITUNG HARI, SIAPKAN BEKAL UNTUK HARI ESOK
Jemput Bendera Pusaka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Pahlawan
Tasyakuran dan Peresmian Kantor Cabang Mata Pena Group Jadi Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial
VIRAL! Gedung RS Sukajadi Rusak Parah, Anggaran Pemeliharaan Rutin Mengalir, Uang Negara Dipakai untuk Apa?
Diduga Peredaran Narkoba di Desa Karang Agung Disertai Ancaman Sajam, Warga Minta Polda Sumsel Bertindak
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

28 Asosiasi Dunia Usaha Hantarkan Sulhajji Jompa Ambil Formulir Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Warga Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Volume Jalan Rabat Beton di Karang Anyar Banyuasin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Warga Karang Agung PALI Soroti Dugaan Peredaran Narkotika dan Ancaman Senjata Tajam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Jemput Bendera Pusaka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Pahlawan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Tasyakuran dan Peresmian Kantor Cabang Mata Pena Group Jadi Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial

Berita Terbaru