Jakarta | BAPERS.ID – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi,Ketua Umum dan sekaligus Pendiri WCL (women Lawyer Club) Senin (16 februari 2026).
Kak zulfa menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada seluruh Masyarakat umat Muslim, khususnya anggota WLC (women Lawyer Club) yang beragama Islam.
Melalui refleksi keislaman yang mendalam, kak Zulfa mengajak masyarakat/umat muslim Khususnya anggota WLC,
untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum penyucian jiwa, penguatan iman, serta peneguhan integritas, dalam tugas advokat wanita.
Baca Juga:
Redaksi Berkisah Pahala dan Ganjaran Melaksanakan Salat Tarawih Malam ke-2
UPER dan PF, Fondasi Pertamina dalam Menjawab Tantangan Transisi Energi
Menurutnya, Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan madrasah ruhani yang mendidik manusia agar kembali kepada nilai-nilai kejujuran, amanah, dan ketakwaan.
“Bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk membersihkan hati, meluruskan niat, dan menjadikan setiap aktivitas, termasuk menjalankan tupoksi sebagai advokat wanita, sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT,” jelas nya.
Tugas utama pengacara atau advokat adalah memberikan jasa hukum, meliputi konsultasi hukum, mendampingi, mewakili, dan membela klien (terdakwa/penggugat/tergugat) baik di dalam pengadilan (litigasi) maupun luar pengadilan (non-litigasi).
Mereka juga bertugas menyusun dokumen hukum, melakukan negosiasi, dan menegakkan keadilan dengan mematuhi kode etik. Dan
Dalam menjalankan tugasnya, pengacara wajib mematuhi Kode Etik Advokat Indonesia dan peraturan perundang-undangan.
Baca Juga:
Redaksi Berkisah Pahala dan Ganjaran Melaksanakan Solat Tarawih Malam ke-1
Kapolres Metro Depok Kunjungi Vihara Gayatri Saat Perayaan Imlek 2026
Kapolsek Babakan Madang Polres Bogor Panen Jagung Bersama Petani Jagung Bojong Koneng
Ketua umum WLC menegaskan bahwa profesi advokat memiliki tanggung jawab moral yang besar. yang akan di pertanggung jawabkan, bukan hanya di hadapan kliennya atau publik, tetapi juga di hadapan Allah SWT.
firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 70. Ayat tersebut, menurut kak Zulfa menjadi pedoman utama bagi advokat wanita dalam menjaga kejujuran, objektivitas, dan keberpihakan kepada kebenaran.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan pendidikan jiwa. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi melatih kesabaran, keikhlasan, serta empati terhadap sesama. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 183.
la juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia yang khusus Muslim untuk memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperbanyak amal saleh, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Baca Juga:
Polres Metro Depok Gelar Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadan 1447 H
Kantor Hukum Siti Sopiah and Partner Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim dan Dhuafa Jelang Ramadan
(JKS)






