Rudy Susmanto Apresiasi Peluncuran Panduan Pendidikan Antikorupsi (PAK) Demi Wujudkan Generasi Anti Korupsi Mewujudkan Indonesia Emas 2045

- Pewarta

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,BAPERS.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas diluncurkannya Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi (PAK) sebagai langkah strategis membangun budaya anti korupsi sejak usia dini demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan masa depan tanpa korupsi.

Peluncuran dilaksanakan di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (11/5). Peluncuran dilaksanakan secara bersama-sama oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen), Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), dan Wakil Ketua KPK RI. Bupati Bogor, Rudy Susmanto menerima Panduan Pendidikan Antikorupsi (PAK) secara simbolis bersama perwakilan kepala daerah lainnya. Hadir mendampingi Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) bersama Inspektur Kabupaten Bogor.

Menurut Bupati Rudy Susmanto, pendidikan antikorupsi merupakan investasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul, berintegritas, dan memiliki tanggung jawab terhadap masa depan bangsa. Ia menilai penanaman nilai kejujuran, disiplin, serta integritas harus dimulai sejak dini melalui lingkungan pendidikan.

“Apresiasi setinggi-tingginya atas diluncurkannya Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi sebagai upaya membangun budaya antikorupsi sejak dini demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan masa depan tanpa korupsi,” tandas Rudy.

Rudy melanjutkan, kami mendukung penuh langkah strategis ini, karena investasi terbaik adalah investasi pada sumber daya manusia untuk menciptakan generasi unggul yang menjunjung tinggi kejujuran, integritas, dan tanggung jawab dalam membangun bangsa.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Setyo Budiyanto menjelaskan, launching Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi ini merupakan langkah penting untuk membangun budaya integritas sejak usia dini.

“Kami meyakini bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi harus dimulai dari pendidikan karakter di ruang-ruang kelas,” jelas Setyo.

Ia mengatakan, melalui panduan ini, pemerintah ingin memastikan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, menjaga amanah, serta budaya anti korupsi diajarkan secara terstruktur dan seragam di seluruh Indonesia.

“Harapannya generasi muda kita tumbuh menjadi generasi yang berintegritas dan mampu mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang bersih dari korupsi,” pungkas Setyo Budiyanto(dkr)

Berita Terkait

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA
Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum
Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50
Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD PWRI Kabupaten Bogor. 
Progress Pemasangan PJU Jalan Salabenda Berlanjut, Sejumlah Titik Kini Sudah Aktif
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:07 WIB

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:21 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:33 WIB

Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru

Berita Terbaru