PP Muhammadiyah Tekankan Kedewasaan Terima Kritik Terkait Polemik Materi Stand-up Panji

- Pewarta

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BAPERS.ID – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memberikan respons substantif atas polemik kritik yang disampaikan komika Panji Pragiwaksono dalam pertunjukan stand-up comedy spesial bertajuk Mens Rea. Kritik tersebut menyinggung isu konsesi tambang bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dan memantik perbincangan publik.

Sebelumnya, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengaku tidak mengenal kelompok pelopor yang dikaitkan dalam perbincangan tersebut. Kini, Anwar Abbas mengeluarkan maklumat etis yang menekankan pentingnya kedewasaan dalam menerima kritik sebagai bagian dari kehidupan berbangsa.

Dalam keterangan tertulis yang diterima awak media melalui WhatsApp, Jumat (9/1/2026) pukul 08.00 WIB, Anwar Abbas menegaskan bahwa kritik merupakan elemen vital bagi kesehatan sebuah bangsa.

“Dalam masyarakat yang demokratis dan beradab, kritik adalah kebutuhan. Ia berfungsi sebagai cermin untuk melihat kekurangan sekaligus pendorong perbaikan,” ujar Anwar Abbas dalam pernyataannya.

Ia meminta warga Persyarikatan Muhammadiyah, serta masyarakat publik secara umum, untuk tidak bersikap anti-kritik. Sebaliknya, kritik perlu ditempatkan sebagai bahan evaluasi diri yang konstruktif, bukan disikapi dengan emosi atau penolakan berlebihan.

“Yang perlu kita kedepankan adalah kedewasaan. Kritik, termasuk yang disampaikan melalui seni dan humor, hendaknya disikapi dengan kepala dingin, ditimbang substansinya, lalu dijadikan bahan introspeksi,” tambahnya.

Anwar Abbas juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan adalah keniscayaan dalam ruang publik. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak menjaga etika dialog, saling menghormati, serta menghindari polarisasi yang tidak produktif.

Pernyataan PP Muhammadiyah ini diharapkan dapat meredam ketegangan sekaligus memperkaya diskursus publik terkait isu pengelolaan sumber daya alam dan peran ormas keagamaan, dengan tetap menjunjung nilai-nilai kebangsaan dan kebersamaan.

Red

Berita Terkait

SPI Tetapkan Program Kerja 2026, Targetkan 20 Ribu Basis Petani di Desa
Puluhan Karyawan CV Tredes Indonesia Mengadu ke Disnaker Jepara Terkait PHK Tanpa Pesangon
DPD NasDem Jepara Bekali Kader Pelatihan Rescue, Siap Sigap Hadapi Bencana
Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan, Mahasiswa UPER Rancang Teknologi Pakan Cerdas
BAPERSIPIL: Karakter Sipil Presiden Prabowo Jawab Tuduhan Militerisme
Warga Buaran Duga Aktivitas Tambang Berkontribusi terhadap Banjir, Minta Pemerintah Lakukan Penelusuran
Longsor Terjang Jepara, Badan Jalan Amblas 50 Meter, Ribuan Warga Desa Tempur Terisolasi
Prof. Eggi Sudjana: Indonesia Harus Teguh Bela Kedaulatan Negara Pasca Penangkapan Presiden Venezuela
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 10:24 WIB

SPI Tetapkan Program Kerja 2026, Targetkan 20 Ribu Basis Petani di Desa

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:05 WIB

Puluhan Karyawan CV Tredes Indonesia Mengadu ke Disnaker Jepara Terkait PHK Tanpa Pesangon

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:39 WIB

DPD NasDem Jepara Bekali Kader Pelatihan Rescue, Siap Sigap Hadapi Bencana

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:34 WIB

Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan, Mahasiswa UPER Rancang Teknologi Pakan Cerdas

Senin, 12 Januari 2026 - 05:31 WIB

Warga Buaran Duga Aktivitas Tambang Berkontribusi terhadap Banjir, Minta Pemerintah Lakukan Penelusuran

Berita Terbaru