Pemkab Bogor Dan TNI AD Perkuat Sinergi Tangani Sampah dan Antisipasi Kekeringan

- Pewarta

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIBINONG, BAPERS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan TNI Angkatan Darat memperkuat sinergi dalam penanganan persoalan sampah dan antisipasi dampak musim kemarau melalui rapat koordinasi yang digelar di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (4/6). Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda), Ajat Rochmat Jatnika hadir bersama Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Rizal Dwijayanto, turut hadir PLT Kadis DLH dan Kalak BPBD.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) bersama Gubernur Jawa Barat. Pertemuan membahas langkah-langkah strategis penanganan sampah di wilayah Jawa Barat, sekaligus upaya mitigasi potensi kekeringan yang diperkirakan terjadi pada musim kemarau tahun ini.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menjelaskan bahwa selain membahas persoalan sampah, pertemuan tersebut juga menyoroti potensi kekeringan yang diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Barat.

Menurut Ajat, berdasarkan paparan dari BMKG, puncak musim kemarau di Kabupaten Bogor diprediksi terjadi pada Agustus hingga September 2026. Karena itu, diperlukan langkah-langkah antisipatif sejak dini, terutama pada wilayah yang berpotensi mengalami krisis air.

“Dalam pertemuan hari ini juga dibahas potensi kekeringan yang diperkirakan akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat. Berdasarkan paparan dari BMKG, puncak musim kemarau atau kekeringan di Kabupaten Bogor diperkirakan terjadi pada bulan Agustus hingga September,” ujar Ajat.

Ajat mengungkapkan, sehingga perlu langkah-langkah antisipasi sejak dini, terutama pada wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan. Dan TNI Angkatan Darat akan turut berperan aktif dalam mendukung upaya antisipasi dan penanganan kekeringan di berbagai daerah.

“KSAD menitipkan tiga agenda penting yang perlu menjadi perhatian bersama di Kabupaten Bogor, yakni penanganan sampah, antisipasi kekeringan, dan sinergitas pembangunan jembatan Rawayan,” ungkap Ajat.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Rizal Dwijayanto, menyampaikan bahwa rapat tersebut merupakan bagian dari konsolidasi antara TNI AD dan pemerintah daerah dalam memperkuat penanganan sampah di tingkat kabupaten/kota se-Jawa Barat. Menurutnya, Kabupaten Bogor telah lebih dahulu menjalin komunikasi dan pembahasan dengan Mabesad terkait pengelolaan sampah di kawasan Galuga.

“Untuk Kabupaten Bogor sendiri, sebelumnya telah dilakukan pembahasan antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Mabes Angkatan Darat terkait kerja sama pengelolaan sampah di Galuga. Dalam program tersebut terdapat dua skema pengolahan, yaitu PSEL yang menghasilkan energi listrik serta PISOL yang nantinya menghasilkan bahan bakar solar,” kata Rizal.

Ia menegaskan, sesuai arahan KSAD, TNI Angkatan Darat akan berperan sebagai penghubung dan fasilitator dalam mendukung terjalinnya kerja sama antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak terkait untuk merealisasikan program pengolahan sampah tersebut.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan TNI Angkatan Darat, diharapkan berbagai tantangan daerah, mulai dari pengelolaan sampah, antisipasi kekeringan, hingga pembangunan infrastruktur strategis dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan.(dkr)

Berita Terkait

Warga Karang Agung Ilir Tagih Janji Kampanye Bupati Banyuasin, Jalan Primer 10–Primer 12 Tak Kunjung Diperbaiki
Pohon Mati di Jalur Nasional Dramaga Belum Ditangani, Ketua LSM PENJARA PN Soroti Lambannya Respons Instansi Terkait
Mensesneg: Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung Hingga Kapolri, Ingin Laporan Situasi Terkini
Presiden Prabowo Nyampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kejati, SumSel untuk Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Sumsel
Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Gudang Penampungan CPO di Banyuasin Jadi Sorotan Warga
Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina
Advokat Victor Harianja SH MH: Klien Akan Rawat Rumah yang Jadi Objek Sengketa Sambil Menunggu Putusan Pengadilan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:14 WIB

Warga Karang Agung Ilir Tagih Janji Kampanye Bupati Banyuasin, Jalan Primer 10–Primer 12 Tak Kunjung Diperbaiki

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:45 WIB

Pohon Mati di Jalur Nasional Dramaga Belum Ditangani, Ketua LSM PENJARA PN Soroti Lambannya Respons Instansi Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:20 WIB

Mensesneg: Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung Hingga Kapolri, Ingin Laporan Situasi Terkini

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:57 WIB

Presiden Prabowo Nyampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:23 WIB

Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kejati, SumSel untuk Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Sumsel

Berita Terbaru