BAPERS.ID – Pemerintah Desa Tedunan, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, membangun jembatan di Kali Brang Wetan dengan ukuran 8 x 2,5 meter menggunakan Dana Desa (DD) 2025 senilai Rp 37.220.000, termasuk pajak. Jembatan ini bertujuan meningkatkan sarana prasarana pertanian di desa tersebut.
Namun, pembangunan jembatan ini mengalami masalah serius. Jembatan yang baru dibangun menunjukkan kondisi melengkung ke bawah di bagian tengahnya, yang dikenal sebagai “angklek”. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa pengerjaannya dilakukan secara sembarangan oleh Tim Pelaksana Kegiatan desa setempat.

Baca Juga:
Meriahkan Pasar Imlek Semawis, Wapres Ajak Rawat Tradisi dan Keberagaman
Presiden Prabowo Larang Pejabat Menggelar Open House Mewah saat Lebaran
Polsek Nanggung membubarkan sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan bentrokan sarung
*Detail Pembangunan*
– *Tujuan*: Meningkatkan sarana prasarana pertanian
Baca Juga:
Ketua IT Kadin Jaksel Ridwan Rifai : Penjualan Laptop dan PC Lesu di 2026, Harga RAM Jadi Pemicu
PWRI Pererat Tali Silaturahmi Melalui Tradisi Buka Bersama di Bulan Ramadan
– *Lokasi*: Kali Brang Wetan, Desa Tedunan, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara
– *Ukuran*: Panjang 8 meter, lebar 2,5 meter
– *Sumber Anggaran*: Dana Desa (DD) tahun 2025
– *Anggaran*: Rp 37.220.000 (termasuk pajak)
Baca Juga:
Permasalahan
– Jembatan yang baru dibangun sudah dalam kondisi “angklek” atau melengkung ke bawah di bagian tengahnya
– Indikasi bahwa pengerjaan pembangunan dilakukan secara asal-asalan oleh Tim Pelaksana Kegiatan desa
Masyarakat Desa Tedunan berharap agar pemerintah desa dapat memperbaiki jembatan ini dan memastikan bahwa pengerjaannya dilakukan dengan profesional dan sesuai standar.
Yuda
Penulis : Yuda
Editor : Rudy






