Mahasiswa UPER Diversifikasi Olahan Singkong, Dongkrak Ekonomi Desa Barengkok*

- Pewarta

Kamis, 18 September 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Mahasiswa UPER Diversifikasi Olahan Singkong, Dongkrak Ekonomi Desa Barengkok*

Jakarta, | BAPERS.ID – Singkong merupakan salah satu komoditas penting di Indonesia, selain sebagai sumber karbohidrat juga menjadi bahan baku industri pangan hingga energi. Di Desa Barengkok, Kabupaten Bogor, singkong menjadi tumpuan utama perekonomian warga. Dari lahan pertanian seluas 285 hektar, petani mampu menghasilkan 30–50 kilogram setiap kali panen dengan harga Rp1.350 per kilogram. Sebagian hasil panen diolah menjadi tape secara tradisional, namun minimnya variasi produk membuat olahan Barengkok belum mampu menembus pasar lebih luas sehingga peluang peningkatan pendapatan masyarakat masih terbatas.

Kondisi itu mendorong mahasiswa Universitas Pertamina (UPER) untuk berinovasi. Melalui program pemberdayaan ekonomi, tim mahasiswa yang terdiri dari Dhandy Satrio Vasya Ritonga, Laudya Gracia Erinne Laurens, Hana Calita Nambela, Nasywa Azaria, dan Muhammad Rafi’ Al Rasyid mengembangkan diversifikasi produk olahan singkong sekaligus memperkenalkan pemasaran digital. Mereka menilai, pola perekonomian yang diwariskan secara turun-temurun menjadi kendala utama kurangnya inovasi, sementara rendahnya literasi kewirausahaan membuat masyarakat sulit bersaing di pasar yang lebih luas.

“Melalui program ini, kami memberikan pelatihan pengolahan singkong menjadi berbagai produk baru, seperti stik crispy, bola ubi, dan keripik singkong, sekaligus pelatihan pemasaran digital sederhana,” kata Dhandy. Tiga produsen singkong dipilih untuk mendapat pendampingan intensif, mulai dari praktik produksi, simulasi penjualan, hingga persiapan mengikuti bazar. Pelatihan juga menekankan standar kebersihan, teknik pengemasan, serta strategi menjaga kualitas produk agar dapat bersaing.

Tim UPER juga memperkenalkan teknik pemasaran digital melalui WhatsApp dan Facebook, serta memberikan pembekalan mengenai perhitungan bahan baku dan biaya produksi. Program ini juga dirancang berkelanjutan dengan menyediakan video tutorial produksi, pendampingan dari produsen berpengalaman, serta pembentukan unit produksi di tingkat dusun. Dengan langkah ini, masyarakat Barengkok diharapkan dapat memperluas pasar olahan singkong sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Hasilnya, ketiga produsen awal yang terlibat berhasil mencapai diversifikasi produk secara penuh dan meraup keuntungan hingga Rp780.000 dalam kegiatan bazar. Untuk memastikan keberlanjutan, tim UPER juga menyediakan modul berisi panduan pembuatan produk serta menyerahkan peralatan masak yang dibutuhkan.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., menjelaskan bahwa pada tahun ini Universitas Pertamina menggelar sebanyak 11 program LIGHT UP di Desa Barengkok, Kabupaten Bogor, yang menjadi salah satu lokasi utama dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui diversifikasi olahan singkong dan pemasaran digital.

“LIGHT UP merupakan kegiatan pengabdian masyarakat rutin Universitas Pertamina yang melibatkan mahasiswa secara langsung. Kegiatan ini mencerminkan keberhasilan mahasiswa dalam menjawab tantangan sehari-hari. Meski sederhana, dengan perencanaan yang matang, program ini memberi dampak nyata bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan kepemimpinan, kepedulian sosial, dan inovasi mahasiswa,” ujar Wawan.

Berita Terkait

Resmi Di Buka SPMB 2026 Kabupaten Bogor, Pantau Info Lengkapnya
Bupati Bogor Tegaskan Komitmen Pembangunan Merata Hingga Pelosok pada Paripurna HJB ke-544
Warga Malasari Antusias Mengikuti Ngubek Empang di HJB ke-544 Bogor 
Warga Sangat Gembira, Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Dipusatkan Di Desa Malasari
Perdana, Peringatan HJB ke-544 Digelar Di Citalahab Malasari Kabupaten Bogor
Antisipasi Gejolak Energi Global, Universitas Pertamina Cetak Lulusan Berkemampuan Lintas Disiplin Teknik dan Sosial
VIRAL! Proyek Siluman Drainase tabrak PP NO,54 tahun 2010 Terbengkalai Diduga Asal jadi saja publik dan Aktivis SumSel Soroti Kualitas Pekerjaan PU PR PSDA Kota Palembang
Bupati Bogor Rudy Susmanto Menerima Silaturahmi Presidium Bogor Barat Dan Bogor Timur Membahas Pertumbuhan Ekonomi Wilayah barat Dan Timur Kabupaten Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:42 WIB

Resmi Di Buka SPMB 2026 Kabupaten Bogor, Pantau Info Lengkapnya

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bupati Bogor Tegaskan Komitmen Pembangunan Merata Hingga Pelosok pada Paripurna HJB ke-544

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:51 WIB

Warga Malasari Antusias Mengikuti Ngubek Empang di HJB ke-544 Bogor 

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:43 WIB

Warga Sangat Gembira, Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Dipusatkan Di Desa Malasari

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:27 WIB

Perdana, Peringatan HJB ke-544 Digelar Di Citalahab Malasari Kabupaten Bogor

Berita Terbaru

Jawa Barat

Resmi Di Buka SPMB 2026 Kabupaten Bogor, Pantau Info Lengkapnya

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:42 WIB