PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM

- Pewarta

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, BAPERS.ID – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bogor Raya terus memperkuat perannya dalam memberikan pendampingan hukum dan perlindungan hak masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan melantik Advokat Asep Bunhori, S.IP., S.H. sebagai Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) DPC PWRI Bogor Raya.

 

Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) DPC PWRI Bogor Raya yang diserahkan secara langsung oleh jajaran pembina organisasi. Kehadiran sosok praktisi hukum berpengalaman ini diharapkan mampu memperkuat fungsi advokasi, edukasi hukum, serta perlindungan hak-hak wartawan dan masyarakat.

 

Ketua DPC PWRI Bogor Raya Rohmat Selamat menegaskan bahwa Bidang Hukum dan HAM memiliki peran vital dalam organisasi, terutama dalam memberikan respons cepat terhadap berbagai persoalan hukum yang dihadapi anggota maupun masyarakat.

 

“Bidang Hukum dan HAM merupakan garda terdepan organisasi. Ketika ada anggota atau masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum, bidang ini harus hadir paling awal dan bekerja secara profesional. Kami percaya Asep Bunhori memiliki kapasitas, pengalaman, dan pemahaman yang kuat terhadap persoalan hukum di lapangan,” ujarnya.

 

Tiga Program Prioritas

 

Usai menerima amanah tersebut, Asep Bunhori langsung menyiapkan sejumlah program kerja yang berorientasi pada pelayanan publik dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat.

 

Program pertama adalah pembentukan Posko Pengaduan Warga, yang akan menyediakan layanan konsultasi hukum bagi masyarakat. Posko ini akan membantu warga yang menghadapi persoalan pidana, perdata, sengketa waris, hingga masalah legalitas dokumen dan sertifikat.

 

Selain itu, PWRI Bogor Raya juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Penipuan. Program ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai modus kejahatan yang marak terjadi, seperti investasi bodong, pinjaman online ilegal, hingga penipuan berkedok undian berhadiah.

 

Tidak hanya itu, Bidang Hukum dan HAM juga akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap keterbukaan informasi publik di tingkat desa dan kelurahan. Pengawasan ini mencakup penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), penyaluran bantuan sosial, serta pelaksanaan proyek pembangunan agar berjalan sesuai ketentuan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008.

 

Dorong Sinergi untuk Keadilan

 

Dalam kesempatan tersebut, DPC PWRI Bogor Raya mengajak seluruh elemen masyarakat, aparat pemerintah, Bhabinkamtibmas, serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk membangun sinergi dalam menciptakan lingkungan yang menjunjung tinggi supremasi hukum dan perlindungan hak asasi manusia.

 

Dengan hadirnya kepengurusan baru di Bidang Hukum dan HAM, PWRI Bogor Raya optimistis dapat menjadi wadah yang tidak hanya memperjuangkan kebebasan pers, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran hukum serta menghadirkan akses keadilan bagi masyarakat luas.

 

“Keadilan harus dapat dirasakan oleh semua kalangan. Karena itu, kolaborasi antara organisasi, aparat, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan perlindungan hukum yang merata dan berkeadilan,” demikian komitmen yang disampaikan dalam pelantikan tersebut.(*)

Berita Terkait

Warga Karang Agung Ilir Tagih Janji Kampanye Bupati Banyuasin, Jalan Primer 10–Primer 12 Tak Kunjung Diperbaiki
Pohon Mati di Jalur Nasional Dramaga Belum Ditangani, Ketua LSM PENJARA PN Soroti Lambannya Respons Instansi Terkait
Mensesneg: Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung Hingga Kapolri, Ingin Laporan Situasi Terkini
Presiden Prabowo Nyampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kejati, SumSel untuk Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Sumsel
Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Gudang Penampungan CPO di Banyuasin Jadi Sorotan Warga
Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina
Advokat Victor Harianja SH MH: Klien Akan Rawat Rumah yang Jadi Objek Sengketa Sambil Menunggu Putusan Pengadilan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:14 WIB

Warga Karang Agung Ilir Tagih Janji Kampanye Bupati Banyuasin, Jalan Primer 10–Primer 12 Tak Kunjung Diperbaiki

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:45 WIB

Pohon Mati di Jalur Nasional Dramaga Belum Ditangani, Ketua LSM PENJARA PN Soroti Lambannya Respons Instansi Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:20 WIB

Mensesneg: Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung Hingga Kapolri, Ingin Laporan Situasi Terkini

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:57 WIB

Presiden Prabowo Nyampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:23 WIB

Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kejati, SumSel untuk Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Sumsel

Berita Terbaru