LSM WACANA Soroti Gelapnya Jalur Salabenda, Hingga Gerbang Tol Kayumanis, Desak Pemkab Bogor Segera Pasang PJU

- Pewarta

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, BAPERS.ID – Gelapnya sejumlah titik di Jalan Raya Salabenda hingga kawasan Pemakaman Umum Salabenda kembali menuai sorotan. Minimnya penerangan jalan dinilai bukan hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, namun juga menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat yang melintas pada malam hari.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Lembaga Swadaya Masyarakat Wawasan Citra Nusantara (LSM WACANA). Melalui surat usulan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, LSM WACANA mendesak Dinas Perhubungan segera merealisasikan pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah tersebut.

Munir Djalil, S.H. Ketua LEMBAGA WAWASAN CITRA NUSANTARA (LSM WACANA)⁷ meminta pemasangan sebanyak 16 titik PJU. Sebanyak 11 titik di sepanjang Jalan Raya Salabenda mulai dari Lampu Merah Salabenda hingga Gerbang Tol Kayumanis, serta 5 titik lainnya di area Pemakaman Umum Salabenda.

Menurut Munir, kondisi jalan yang gelap di malam hari berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas hingga tindak kriminalitas. Padahal jalur tersebut menjadi akses utama yang setiap hari digunakan masyarakat dan kendaraan umum.

“Minimnya penerangan di lokasi tersebut sangat berisiko bagi pengguna jalan. Selain rawan kecelakaan, kondisi gelap juga menimbulkan rasa tidak aman bagi masyarakat,” ujar Munir.

Mereka menilai, penerangan jalan merupakan fasilitas dasar yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah, terlebih pada kawasan dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi. Hingga saat ini, sejumlah titik di jalur tersebut masih terlihat gelap ketika malam tiba.

LSM WACANA juga menekankan bahwa penataan kawasan melalui penerangan jalan penting dilakukan agar wilayah Salabenda terlihat lebih tertib, aman, nyaman, dan representatif sebagai bagian dari wajah Kabupaten Bogor.

“Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perhubungan diharapkan tidak hanya melakukan survei, tetapi juga segera merealisasikan pemasangan PJU agar masyarakat tidak terus dibiarkan melintas dalam kondisi minimi penerangan,” lanjutnya.

Warga sekitar pun berharap usulan tersebut tidak berhenti sebatas administrasi. Mereka meminta adanya langkah nyata dari pemerintah sebelum kondisi gelap di kawasan itu memicu insiden yang tidak diinginkan.(*)

Berita Terkait

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA
Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum
Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50
Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD PWRI Kabupaten Bogor. 
Progress Pemasangan PJU Jalan Salabenda Berlanjut, Sejumlah Titik Kini Sudah Aktif
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:07 WIB

MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH: JEMBATAN RUSAK DI DESA NUSA JAYA TERLANTAR LEBIH DARI DUA TAHUN, WARGA MINTA PENANGANAN SEGERA

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Diduga Beroperasi Hampir Satu Dekade, Legalitas Pabrik Briket Arang di Perbatasan Palembang–Banyuasin Dipertanyakan; Warga Keluhkan Polusi, Pemerintah Saling Tunjuk Kewenangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:21 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Margo Rejo Disorot, Warga Desak Audit Menyeluruh dan Penegakan Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:37 WIB

Pakar Energi UPER: Diversifikasi Bioenergi dan Riset Jadi Kunci Keberhasilan B50

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:33 WIB

Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru

Berita Terbaru