SPI Siapkan Tuntutan untuk Hari Tani Nasional 2025, Desak Reforma Agraria Sejati

- Pewarta

Minggu, 21 September 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, | BAPERS. ID — Serikat Petani Indonesia (SPI) akan menggelar peringatan Hari Tani Nasional (HTN) pada 24 September 2025 dengan mengusung sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Ketua Umum SPI, Henry Saragih, menyatakan bahwa HTN tahun ini menjadi momentum penting untuk mendorong terwujudnya reforma agraria sejati. “Petani Indonesia masih menghadapi konflik agraria, ketimpangan penguasaan tanah, serta lemahnya perlindungan terhadap sumber daya alam. Pemerintah harus segera bertindak,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (21/9).

Tuntutan ke Pemerintah Pusat

SPI menekankan enam agenda utama kepada pemerintah pusat:

  1. Menyelesaikan konflik agraria yang dihadapi petani.
  2. Menjadikan hutan negara, tanah perusahaan perkebunan, serta tanah perseorangan skala luas sebagai objek Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).
  3. Merevisi Perpres No. 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Reforma Agraria.
  4. Merevisi UU Pangan, UU Kehutanan, dan UU Koperasi, serta membentuk UU Masyarakat Adat.
  5. Mengintegrasikan Penertiban Kawasan Hutan (PKH) ke dalam objek TORA.
  6. Membentuk Dewan Nasional Reforma Agraria dan Dewan Nasional Kesejahteraan Petani.

Tuntutan ke Pemerintah Daerah

Selain itu, SPI juga mendesak pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk:

  • Melibatkan SPI dalam Gugus Tugas Reforma Agraria.
  • Menyusun program, perencanaan, dan anggaran khusus reforma agraria.
  • Membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang reforma agraria dan mempercepat pengesahan Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
  • Membentuk Satgas lintas sektoral untuk konservasi air dan tanah di tingkat kabupaten.

Menurut SPI, langkah-langkah tersebut penting untuk menjamin kedaulatan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat desa.

“Tanpa keberpihakan nyata kepada petani, cita-cita reforma agraria tidak akan tercapai. Hari Tani Nasional harus menjadi pengingat bahwa negara hadir untuk petani,” tegas Henry.

Yuda

Penulis : Yuda

Editor : rudy

Berita Terkait

Belum Seminggu Diluncurkan, Program Asuransi Hukum Dhipa Adista Justicia Law Firm Sudah Dapat Kepercayaan dari Pelaku UKM dan UMKM
Bupati Bogor Rudy Susmanto Adopsi Nilai Kopassus Perkuat Kinerja Pemkab Bogor
Kades Banjarsari Tolak Klarifikasi Tertulis, Keterbukaan Dana Desa untuk Proyek Sumur Bor Jadi Sorotan
Biaya Meroket Tajam, Pakar Petrokimia UPER Soroti Tantangan Berat Industri Plastik
Kapolsek Sukaraja Pantau Langsung Pencarian Anak Tenggelam di Kali Ciliwung
Sorotan Tajam ke Polresta Banyuwangi, Kapolri Diminta Turun Luruskan Proses Hukum
Halal Bihalal Jadi Ajang Konsolidasi, Pemuda Pancasila Jepara Perkuat Soliditas Kader
Puluhan Ketua RT dan RW di Desa Cijujung Resmi Dilantik, Siap Jalankan Tugas Hingga 2031
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:58 WIB

Belum Seminggu Diluncurkan, Program Asuransi Hukum Dhipa Adista Justicia Law Firm Sudah Dapat Kepercayaan dari Pelaku UKM dan UMKM

Sabtu, 25 April 2026 - 17:44 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Adopsi Nilai Kopassus Perkuat Kinerja Pemkab Bogor

Rabu, 22 April 2026 - 17:46 WIB

Kades Banjarsari Tolak Klarifikasi Tertulis, Keterbukaan Dana Desa untuk Proyek Sumur Bor Jadi Sorotan

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Biaya Meroket Tajam, Pakar Petrokimia UPER Soroti Tantangan Berat Industri Plastik

Senin, 20 April 2026 - 17:27 WIB

Kapolsek Sukaraja Pantau Langsung Pencarian Anak Tenggelam di Kali Ciliwung

Berita Terbaru