Bupati Bogor, Rudy Susmanto Komitmen Mengawal Aspirasi Masyarakat Terkait Aktivitas Pertambangan Berizin Di Kabupaten Bogor ke Gubernur Jawa Barat.

- Pewarta

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIBINONG,BAPERS.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menunjukkan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat terkait aktivitas pertambangan berizin di Kabupaten Bogor ke Gubernur Jawa Barat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk keberpihakan Rudy kepada masyarakat, sekaligus memastikan kesiapan jalur khusus tambang sebagai solusi.

Demikian disampaikan Bupati Rudy Susmanto, saat menemui langsung ribuan warga yang berunjuk rasa terkait penutupan tambang, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Senin (4/5). Bupati hadir menemui massa bersama Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, dan Sekretaris Daerah (Sekda).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengapresiasi aspirasi disampaikan pengunjuk rasa secara santun, baik, dan konstruktif. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor pun telah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang saat ini tengah melakukan evaluasi terhadap sejumlah tambang di wilayah barat.

“Ini wujud bahwa masyarakat hadir dengan cara yang santun, baik, dan jujur. Kami juga sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan kami menghargai tahapan evaluasi yang sedang dilakukan,” ujar Rudy.

Rudy berharap hasil evaluasi tersebut dapat segera diumumkan, khususnya bagi aktivitas tambang yang telah memiliki izin resmi. Ia pun menegaskan semua sepakat bahwa lingkungan menjadi prioritas utama yang harus dijaga bersama.

Selain itu, Bupati Bogor juga menyoroti masyarakat terdampak yang hingga kini masih menunggu realisasi kompensasi bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Masyarakat yang terdampak masih menunggu kepastian terkait kompensasi bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Dalam konteks kewenangan, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor akan menjalankan peran sesuai tugasnya, termasuk menyampaikan aspirasi ke tingkat provinsi.

“Kami hidup dalam sistem pemerintahan berjenjang. Apa yang menjadi kewenangan kami di Kabupaten Bogor akan kami tindaklanjuti, dan yang menjadi kewenangan di atas kami akan kami sampaikan langsung ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama DPRD telah menyiapkan solusi berupa pembangunan jalan khusus tambang. Saat ini, prosesnya telah memasuki tahap penetapan lokasi yang diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Pembangunan jalan khusus tambang saat ini sudah masuk tahap penetapan lokasi. Target kami, tahun 2026 pembebasan lahan bisa selesai 100 persen, sehingga pembangunan dapat segera dilaksanakan,” ungkapnya.

Menurutnya, kebijakan ini menjadi solusi agar aktivitas tambang tidak lagi mengganggu pengguna jalan umum.

“Ini adalah salah satu jalan tengah yang kami ambil bersama DPRD, agar saat tambang kembali beroperasi tidak mengganggu pengguna jalan lain,” tambahnya.

Bupati Rudy juga menilai respons Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejauh ini cukup positif, termasuk melalui berbagai kajian yang melibatkan perguruan tinggi.

“Kami melihat respons Pemprov cukup positif. Mereka sudah melakukan kajian dengan beberapa universitas, dan kami berharap dalam waktu dekat akan ada keputusan,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberadaan tambang tetap memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan, terutama di tengah tantangan kenaikan harga bahan bakar minyak dan potensi kelangkaan material.

“Percepatan pembangunan membutuhkan ketersediaan material. Kalau terjadi kelangkaan, tentu ini menjadi tantangan bagi kita semua,” pungkasnya.(dkr)

Berita Terkait

MUTIARA HIKMAH BES: JANGAN HANYA MENGHITUNG HARI, SIAPKAN BEKAL UNTUK HARI ESOK
Jemput Bendera Pusaka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Pahlawan
Tasyakuran dan Peresmian Kantor Cabang Mata Pena Group Jadi Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial
VIRAL! Gedung RS Sukajadi Rusak Parah, Anggaran Pemeliharaan Rutin Mengalir, Uang Negara Dipakai untuk Apa?
Diduga Peredaran Narkoba di Desa Karang Agung Disertai Ancaman Sajam, Warga Minta Polda Sumsel Bertindak
Wisuda STAI Sirojul Falah Bogor Kukuhkan Sarjana dan Magister PAI, Siap Mengabdi untuk Umat dan Bangsa
Udara Puncak Bogor Makin Dingin Saat Kemarau, BMKG: Suhu Sempat Capai 16 Derajat Celsius
Diskominfo Kabupaten Bogor Gelar Apel Kendaraan Dinas, Pastikan Aset Daerah Siap Dukung Pelayanan Publik
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:36 WIB

MUTIARA HIKMAH BES: JANGAN HANYA MENGHITUNG HARI, SIAPKAN BEKAL UNTUK HARI ESOK

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Jemput Bendera Pusaka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Pahlawan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Tasyakuran dan Peresmian Kantor Cabang Mata Pena Group Jadi Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:35 WIB

VIRAL! Gedung RS Sukajadi Rusak Parah, Anggaran Pemeliharaan Rutin Mengalir, Uang Negara Dipakai untuk Apa?

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Diduga Peredaran Narkoba di Desa Karang Agung Disertai Ancaman Sajam, Warga Minta Polda Sumsel Bertindak

Berita Terbaru