Ketua IT Kadin Jaksel Ridwan Rifai : Penjualan Laptop dan PC Lesu di 2026, Harga RAM Jadi Pemicu

- Pewarta

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta | BAPERS.ID – Penjualan komputer (PC) di tahun 2026 lesu . Hal ini dipicu kekhawatiran bahwa chip memori yang diprediksi akan langka, sehingga menjadi tantangan bagi pasar elektronik di tahun 2026.

Sepanjang tahun 2025, terjadi lonjakan pembelian terhadap komputer. Rata-rata konsumennya masyarakat dan pelaku industri.

Mereka bersiap karena mungkin harganya akan naik di tahun ini, mulai dari PC, ponsel pintar, hingga peralatan elektronik untuk rumah tangga.jelas Ridwan Rivai selaku ketua IT kadin jakarta selatan,Jumat (13 Maret 2026).

Permintaan terhadap chip meningkat tajam karena pesatnya adopsi teknologi AI. Produsen semikonduktor kini memprioritaskan produksi High Bandwidth Memory (HBM) untuk kebutuhan AI, sehingga pasokan chip konvensional bagi perangkat elektronik konsumen menjadi terbatas.

kenaikan harga memory (RAM) memang berdampak langsung ke penjualan unit laptop / PC. Dampaknya bisa dilihat di beberapa sisi berikut:

Ketika harga RAM naik, biaya produksi laptop juga ikut naik karena RAM adalah salah satu komponen utama.
• Porsi biaya komponen seperti RAM + SSD + CPU dalam laptop bisa naik dari sekitar 45% menjadi hampir 58% dari total biaya produksi.

• Analis memperkirakan harga laptop mainstream bisa naik sampai ~40% jika semua kenaikan komponen diteruskan ke konsumen. Terangnya dengan jelas.

Contoh:
• Laptop yang sebelumnya $900 (~Rp.15 juta) bisa naik menjadi sekitar $1.200+ (~Rp.20 juta) jika margin produsen tetap.

Ketika harga perangkat naik, biasanya permintaan turun.
• Konsultan industri memperkirakan pengiriman global PC (desktop + laptop) bisa turun sekitar 12% akibat harga komponen memori yang mahal.
• Perangkat murah paling terdampak: unit di bawah $500 bisa turun sampai 28%.

Alasannya:
• Konsumen menunda upgrade
• Perusahaan memperpanjang masa pakai laptop lama
• Budget device jadi tidak menarik lagi

Karena komponen mahal, produsen biasanya mengubah strategi:
• Fokus ke laptop premium / high-margin
• Mengurangi model murah
• Menambah fitur AI / performa agar harga tinggi tetap “masuk akal”

Ini menyebabkan ASP (average selling price) laptop naik, walaupun unit yang terjual bisa turun.

Beberapa faktor utama:
• Permintaan AI dan data center menyerap banyak DRAM dan HBM.
• Produksi dialihkan ke memory untuk AI server.

• Transisi teknologi DDR4 → DDR5 yang lebih mahal.

Akibatnya stok RAM untuk laptop dan PC konsumen menjadi lebih terbatas.

Kondisi tersebut membuat harga komponen naik signifikan. Pabrikan perangkat elektronik pun dihadapkan pada pilihan sulit, yakni menaikkan harga jual atau mempertahankan harga dengan spesifikasi perangkat yang relatif stagnan.jelanya.

Jls

Berita Terkait

Advokat Dr. Suriyanto. Pd., SH., MH., Mkn Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Cijeruk Bogor
PWRI Dukung Komjen Pol Asep Edi Suheri Jadi Kapolri: Rekam Jejak 38.194 Tersangka Narkoba dan 42,8 Juta Jiwa Terselamatkan Oleh, Dr. Suriyanto.Pd.,SH.,MH.,Mkn
DIDUGA PLT KEPALA DINAS PMD BANYUASIN HINDARI WARTAWAN, MUNCUL KLAIM DANA DESA 2026 TINGGAL SEKITAR RP300 JUTA PER DESA
Fauka pimpin Lindu Aji Gelar Culture Fest 2026 di Borobudur, Hadirkan 1.000 Jatilan dan puluhan UMKM
Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi
Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan
UPNVJ Dorong Pemberdayaan Masyarakat Baduy Luar melalui Empat Program Pengembangan
Surat Kades di Atas SHGB Bukan Fakta Hukum: Ancaman Pidana dan Batal Demi Hukum Bagi “Oper Alih Garapan” Liar. Oleh, DR. Suriyanto.,Pd.,SH.,MH.,Mkn
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Advokat Dr. Suriyanto. Pd., SH., MH., Mkn Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Cijeruk Bogor

Jumat, 18 September 2026 - 19:07 WIB

PWRI Dukung Komjen Pol Asep Edi Suheri Jadi Kapolri: Rekam Jejak 38.194 Tersangka Narkoba dan 42,8 Juta Jiwa Terselamatkan Oleh, Dr. Suriyanto.Pd.,SH.,MH.,Mkn

Rabu, 16 September 2026 - 14:17 WIB

DIDUGA PLT KEPALA DINAS PMD BANYUASIN HINDARI WARTAWAN, MUNCUL KLAIM DANA DESA 2026 TINGGAL SEKITAR RP300 JUTA PER DESA

Rabu, 16 September 2026 - 04:11 WIB

Fauka pimpin Lindu Aji Gelar Culture Fest 2026 di Borobudur, Hadirkan 1.000 Jatilan dan puluhan UMKM

Selasa, 15 September 2026 - 08:06 WIB

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

Berita Terbaru