Guru di Jepara Suarakan Keluh Kesah Soal Pendidikan dan Nilai Budaya

- Pewarta

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jepara | BAPERS.ID Sejumlah guru di Kabupaten Jepara menyampaikan keresahan terkait kondisi pendidikan yang dinilai semakin goyah akibat ulah sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab.

Masalah yang Dihadapi Guru di Jepara:

  • Kurikulum Tidak Menentu: Perubahan kurikulum yang terlalu sering membuat guru kesulitan menyesuaikan metode mengajar.
  • Guru Sibuk Ngonten: Fenomena guru lebih fokus membuat konten di media sosial ketimbang mengajar menurunkan kualitas pembelajaran.
  • Kasus Perselingkuhan: Beberapa kasus perselingkuhan di sekolah, seperti di SD Platar dan SD 4 Krapyak, belum ditangani serius oleh dinas pendidikan.

Selain persoalan di sekolah, guru juga menyoroti adanya upaya normalisasi kata kasar “LET” oleh salah satu anggota DPR RI asal Jepara. Kata tersebut bahkan dipasang di ruang publik, tepatnya di perempatan Tugu Kartini.

Tuntutan Para Guru:

  1. Hapus Kata Kasar di Tugu Kartini – Guru menolak keras penggunaan kata-kata tidak pantas di ruang publik.
  2. Ketegasan Bupati Jepara – Bupati diminta mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan persoalan pendidikan maupun isu budaya ini.
  3. Tolak Normalisasi Umpatan – Guru mengingatkan agar jangan sampai nilai luhur masyarakat dirusak dengan dalih “kearifan lokal”.

“Bahasa adalah cerminan budaya. Jika anak-anak dibiasakan mendengar umpatan, generasi penerus akan kehilangan rasa hormat dan tata krama,” ujar salah seorang guru.

Para guru berharap pemerintah tidak hanya memperhatikan kesejahteraan mereka, tetapi juga melindungi ruang publik dari bahasa kasar yang berpotensi merusak moral generasi muda.

#SaveBahasa #TolakKataKasarmasukRuangPublik #JeparaBerbudaya

Yuda

Penulis : Yuda

Berita Terkait

May Day 2026: Ketua Gemuruh NasDem Jepara Desak Pemkab dan Pemprov Jateng Tindak Tegas Perusahaan Nakal
Belum Seminggu Diluncurkan, Program Asuransi Hukum Dhipa Adista Justicia Law Firm Sudah Dapat Kepercayaan dari Pelaku UKM dan UMKM
Bupati Bogor Rudy Susmanto Adopsi Nilai Kopassus Perkuat Kinerja Pemkab Bogor
Kades Banjarsari Tolak Klarifikasi Tertulis, Keterbukaan Dana Desa untuk Proyek Sumur Bor Jadi Sorotan
Biaya Meroket Tajam, Pakar Petrokimia UPER Soroti Tantangan Berat Industri Plastik
Kapolsek Sukaraja Pantau Langsung Pencarian Anak Tenggelam di Kali Ciliwung
Sorotan Tajam ke Polresta Banyuwangi, Kapolri Diminta Turun Luruskan Proses Hukum
Halal Bihalal Jadi Ajang Konsolidasi, Pemuda Pancasila Jepara Perkuat Soliditas Kader
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:47 WIB

May Day 2026: Ketua Gemuruh NasDem Jepara Desak Pemkab dan Pemprov Jateng Tindak Tegas Perusahaan Nakal

Sabtu, 25 April 2026 - 17:58 WIB

Belum Seminggu Diluncurkan, Program Asuransi Hukum Dhipa Adista Justicia Law Firm Sudah Dapat Kepercayaan dari Pelaku UKM dan UMKM

Sabtu, 25 April 2026 - 17:44 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Adopsi Nilai Kopassus Perkuat Kinerja Pemkab Bogor

Rabu, 22 April 2026 - 17:46 WIB

Kades Banjarsari Tolak Klarifikasi Tertulis, Keterbukaan Dana Desa untuk Proyek Sumur Bor Jadi Sorotan

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Biaya Meroket Tajam, Pakar Petrokimia UPER Soroti Tantangan Berat Industri Plastik

Berita Terbaru