Jakarta, | BAPERS.ID – Kabar membanggakan datang dari jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Sosok perempuan tangguh dan inspiratif, AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.M., M.H., resmi mengemban amanah baru sebagai Kabagrenmin Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Mutasi dan rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram (ST) Nomor ST/89/I/KEP./2026 yang mencakup 76 personel serta ST/90/I/KEP./2026 tertanggal 19 Januari 2026 yang mencakup 99 personel. Penunjukan ini menjadi bukti kepercayaan institusi atas dedikasi, kompetensi, serta integritas beliau selama menjalankan tugas di lingkungan Polri.
Dikenal sebagai figur profesional yang humanis serta memiliki komitmen kuat terhadap penegakan hukum yang berkeadilan, AKBP Dr. Netty juga merupakan Pembina Women Lawyer Club (WLC). Kiprah dan kontribusinya dinilai telah memberikan inspirasi, khususnya bagi perempuan dalam dunia hukum dan penegakan keadilan.
Baca Juga:
Baitul Maal dan Solidaritas Islam Dunia Solusi Jitu Untuk Palestina
Redaksi Berkisah, Pahala dan Ganjaran Melaksanakan Solat Tarawih Malam ke-4
Redaksi Berkisah, Keutamaan dan Ganjaran Salat Tarawih Malam ke-3
Ketua Umum sekaligus Pendiri Women Lawyer Club (WLC), Zulfah Adriani, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian tersebut.
“Kami segenap keluarga besar Women Lawyer Club mengucapkan selamat dan sukses atas amanah jabatan baru yang diberikan kepada Ibu AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian. Ini adalah prestasi yang membanggakan dan menjadi inspirasi bagi banyak perempuan Indonesia,” ujar Zulfah Adriani.
Ia juga mendoakan agar dalam mengemban tugas barunya, AKBP Dr. Netty senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran.
“Semoga beliau terus menjadi sosok pemimpin Polri yang profesional, berintegritas, dan humanis. Kami berharap sinergi antara kepolisian, media, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan dan terpercaya,” tambahnya
Baca Juga:
Redaksi Berkisah Pahala dan Ganjaran Melaksanakan Salat Tarawih Malam ke-2
UPER dan PF, Fondasi Pertamina dalam Menjawab Tantangan Transisi Energi
.
Penunjukan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi juga momentum penguatan peran perempuan dalam kepemimpinan strategis di institusi penegak hukum. Dukungan dan doa pun terus mengalir agar amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi.
(JKS)





